Polda Sumsel Gelar Bakti Sosial untuk Penyandang Disabilitas di Pagar Alam

Share

Polda Sumatera Selatan bersama Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan mengadakan Bakti Sosial Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 di SLB Negeri Kota Pagar Alam, Jumat (31/7/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas.

Dalam kegiatan ini, penyerahan dokumen administrasi kependudukan seperti Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dilakukan kepada para siswa SLB. Langkah ini mendukung pelayanan publik yang inklusif dan setara bagi semua masyarakat.

Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan, Eka Sandi Nugroho, menyatakan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud perhatian Bhayangkari terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.

"Kami berharap kehadiran kami hari ini dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak, para guru, serta seluruh keluarga besar SLB Negeri Kota Pagar Alam. Semoga silaturahmi ini menjadi penguat semangat bagi anak-anak untuk terus belajar, berkarya, dan meraih cita-cita, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus peduli dan saling berbagi kepada sesama," ujar Eka.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Polri Presisi yang tak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pelayanan dan perlindungan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

"Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, termasuk memastikan anak-anak penyandang disabilitas memperoleh hak yang sama dalam mengakses pelayanan publik, pendidikan, serta administrasi kependudukan. Kehadiran Polri bersama Bhayangkari merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan yang inklusif, humanis, dan berkeadilan," kata Nandang.

Menurut Nandang, percepatan penerbitan dokumen kependudukan seperti KIA dan KTP akan memudahkan siswa mengakses pendidikan lanjutan, pelayanan kesehatan, dan program bantuan sosial pemerintah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik dan stabilitas keamanan di Sumatera Selatan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan dan diisi dengan penampilan seni dari siswa SLB, termasuk tari tradisional Kebagh dan pembacaan puisi, serta ditutup dengan penampilan menyanyi yang diapresiasi oleh tamu undangan.

Momentum HKGB ke-74 ini dimanfaatkan Polda Sumatera Selatan untuk memperkuat program sosial melalui kolaborasi dengan Bhayangkari, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan demi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan terciptanya kondisi aman di wilayah tersebut, dilansir dari Detikcom.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: disabilitas Pendidikan sosial
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author