Polda Riau Tuntaskan Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Dumai

Share

Konektivitas antarwilayah di Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai kini semakin diperkuat. Hal ini seiring dengan rampungnya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau.

Infrastruktur penghubung dua kelurahan tersebut dijadwalkan akan diresmikan secara langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dikutip dari Detikcom. Prosesi peresmian direncanakan berlangsung pada Rabu (8/7/2026) pagi.

Selesainya proyek ini menjadi kado spesial yang bertepatan dengan perayaan Hari Bhayangkara ke-80. Jembatan ini memiliki riwayat panjang dalam menopang pergerakan warga setempat sejak pertama kali dibangun swadaya pada 1984.

Pemerintah daerah sempat melakukan renovasi satu dekade kemudian demi meningkatkan kapasitasnya. Namun, struktur yang berbahan dasar kayu tersebut perlahan mulai lapuk termakan usia seiring berjalannya waktu.

Kondisi tersebut berubah total setelah Polda Riau berkolaborasi dengan elemen masyarakat serta Yayasan 10.11 Putra Peduli sejak awal Juni 2026. Pembenahan total dilakukan dengan mengganti seluruh struktur utama menggunakan material besi dan baja.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tersebut merupakan wujud pengabdian Polri untuk masyarakat.

"Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini adalah bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam mewujudkan konektivitas," kata Irjen Herry.

Polda Riau tercatat telah menyelesaikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi pada tahap II yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Riau. Secara akumulatif, institusi ini telah membangun total 110 jembatan di wilayah pelosok.

Infrastruktur baru ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh daerah terisolasi serta meningkatkan keselamatan warga. Distribusi hasil bumi dan logistik lokal juga diharapkan berjalan lebih lancar guna memicu pertumbuhan ekonomi desa.

Proyek massal ini sekaligus merefleksikan sinergi kolektif antara kepolisian, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga sukarelawan. Melalui peresmian tahap II ini, modal sosial berupa rasa aman diharapkan dapat terus diwariskan untuk generasi mendatang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author