Polda Metro Jaya Periksa Dokter Rumah Sakit Muhammadiyah Minggu Depan

Share

Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap dokter Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring pada pekan depan terkait kasus kematian Sutrimo di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kematian pria tersebut sebelumnya ditemukan di depan klinik kecantikan Mordent pada Kamis (23/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Kepolisian memerlukan keterangan dari dokter yang pertama kali menangani jasad korban saat tiba di rumah sakit. Langkah ini dilakukan setelah pemeriksaan yang dijadwalkan sebelumnya tertunda akibat pihak dokter meminta penjadwalan ulang.

"Minggu depan kita masih akan melakukan pemanggilan terhadap dokter rumah sakit Muhammadiyah yang menangani pertama pada saat pasien datang ke rumah sakit," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

Proses penjadwalan ulang tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kembali waktu pemeriksaan yang sempat tertunda.

"Kemarin sudah dischedule-kan, tetapi ini akan di-reschedule ulang oleh dokter tersebut," jelas Budi.

Pemeriksaan medis ini difokuskan untuk mendalami kondisi fisik korban saat pertama kali dievakuasi, termasuk rumor yang menyebutkan korban dalam kondisi mulut berbusa. Penyidik juga tengah mencocokkan berbagai bukti visual berupa foto dan rekaman CCTV ambulans yang beredar di masyarakat.

"Kita mungkin teman-teman juga sudah melihat ada foto yang beredar, tetapi kan harus kita klarifikasi apakah benar itu kondisi awal, benar nggak itu merupakan sosok almarhum S atau bukan. Termasuk video-video yang beredar ambulans, keranda jenazah yang dibawa ada CCTV, ini kan harus ditemukan persesuaian oleh teman-teman penyidik," kata Budi Jumat (31/7/2026).

Korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans dinyatakan meninggal dunia saat tiba di lokasi. Informasi beredar menyebut korban merupakan kepala rumah tangga mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, namun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan identitas resmi korban.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author