Polda Metro Jaya Sediakan Fasilitas Pemilahan Sampah Terpadu

Share

Polda Metro Jaya memfasilitasi gerakan penanganan limbah berkelanjutan melalui penyediaan tempat sampah terpilah khusus di seluruh area kerja pada Sabtu (23/5/2026). Langkah ini merujuk pada Peraturan Presiden RI Nomor 109 Tahun 2025 mengenai pengolahan sampah menjadi energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.

Penyediaan sarana tersebut mencakup pengelompokan jenis sampah organik, anorganik, serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Melalui sistem terstruktur ini, sampah organik dialokasikan menjadi bahan baku pupuk, sampah anorganik didaur ulang, sedangkan limbah B3 dipisahkan secara ketat demi mencegah kontaminasi zat kimia.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono memimpin langsung apel pencanangan gerakan kebersihan ekologis ini di Stadion Presisi Polda Metro Jaya.

“Pagi hari ini jajaran Polda Metro Jaya melaksanakan apel pencanangan pilah sampah yang merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Kapolda. Upaya penyediaan tempat sampah terpilah ini dilakukan agar proses di tempat pengelolaan sampah hilir dapat berjalan jauh lebih efisien, karena seluruh limbah yang masuk dari hulu sudah dalam kondisi terklasifikasi dengan baik,” ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Gerakan ini juga diintegrasikan secara langsung ke dalam pilar "Jaga Lingkungan" yang menjadi bagian dari program unggulan Jaga Jakarta milik kepolisian.

“Program Jaga Jakarta melalui sub-program Jaga Lingkungan ini menekankan bahwa peran Polri tidak lagi terbatas pada aspek pemeliharaan kamtibmas konvensional, melainkan juga hadir sebagai pelopor kelestarian ekologi kota. Kami mendorong seluruh personel untuk membangun budaya bersih ini sebagai kebiasaan rutin di lingkungan kerja masing-masing,” jelas Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto.

Polda Metro Jaya mengharapkan kesadaran serupa dapat diterapkan oleh warga di wilayah hukum DKI Jakarta dan sekitarnya mulai dari lingkup rumah tangga. Penerapan budaya pilah sampah dari unit terkecil tersebut ditargetkan mampu menciptakan ruang publik yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author