Polda Metro Jaya Patroli Siber Antisipasi Provokasi Aksi Mahasiswa

Share

Polda Metro Jaya menggelar patroli siber dan pemantauan media sosial untuk mengantisipasi potensi provokasi dalam aksi unjuk rasa mahasiswa pada hari Jumat (12/06/2026). Langkah preventif ini menyasar berbagai unggahan poster serta ajakan turun ke jalan yang beredar di dunia maya, termasuk dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia.

Seperti dilansir dari Bloomberg Technoz, pengawasan digital tersebut melibatkan kolaborasi dari sejumlah unsur kepolisian. Unit yang dikerahkan meliputi Direktorat Siber, Direktorat Intelkam, hingga Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

"Termasuk terkait flyer-flyer imbauan ajakan melaksanakan turun ke jalan di hari ini," ujar Budi Hermanto, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya.

Selain memantau aktivitas siber, pihak kepolisian telah mengidentifikasi keberadaan kelompok non-mahasiswa yang diduga akan menyusup dalam aksi penyampaian aspirasi tersebut. Kelompok eksternal ini diindikasikan mencoba membawa barang berbahaya seperti bom molotov untuk mengganggu ketertiban.

Guna mengantisipasi pergerakan tersebut, Satuan Tugas Penegakan Hukum Direktorat Polda Metro Jaya saat ini tengah melakukan pengawasan ketat terhadap kelompok-kelompok yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

"Apabila ditemukan membawa barang-barang berbahaya, memberikan dampak kepada para peserta aksi atau petugas, kami tidak akan segan-segan melakukan mengambil langkah tindakan tegas," ujar Budi Hermanto, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya.

Demi menjaga situasi tetap kondusif, aparat keamanan menerjunkan total 6.088 personel gabungan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa. Kekuatan pengamanan ini terdiri atas 3.802 personel Polda Metro Jaya, 1.000 personel Korps Brimob, 586 personel Polres Metro Jakarta Pusat, 500 personel Tentara Nasional Indonesia, serta 200 personel Korps Sabhara.

"Kegiatan ini meliputi pengamanan yang pertama di wilayah seputaran DPR/MPR RI, yang kedua seputaran Bundaran HI, yang ketiga seputaran Patung Kuda, dan keempat seputaran Cikini Raya," ujar Budi Hermanto, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author