The Pokemon Company Rencana Wajibkan KTP untuk Pembelian Kartu TCG
Maraknya aksi penimbun atau scalper produk Trading Card Game (TCG) Pokemon membuat pihak induk perusahaan mengambil langkah tegas. Dilansir dari Gamebrott, The Pokemon Company kini berencana menerapkan sistem verifikasi menggunakan kartu identitas resmi dari pemerintah setempat.
Induk perusahaan pembuat game kartu Pokemon tersebut telah merilis pernyataan resmi terkait rencana pemberlakuan verifikasi kartu identitas. Langkah ini dipersiapkan untuk membatasi ruang gerak pembelian pada beberapa produk TCG milik mereka di Jepang.
Sistem verifikasi ini nantinya bakal memanfaatkan My Number Cards, sebuah kartu identitas penduduk di Jepang yang memiliki fungsi serupa dengan KTP di Indonesia. Kebijakan ini diharapkan mampu menghentikan praktik scalping serta penggunaan joki saat turnamen berlangsung.
Pihak perusahaan mengonfirmasi bahwa penerapan verifikasi identitas ini akan diprioritaskan untuk sistem undian produk. Selain itu, aturan ini juga berlaku untuk pembelian daring beberapa produk tertentu, hingga menjadi syarat wajib mengikuti event serta turnamen di Jepang.
Para pemain atau trainer nantinya diharuskan melakukan aktivasi pada akun Trainer Club mereka. Proses tersebut dilakukan dengan memindai kartu My Number melalui sistem layanan terpisah yang sudah disediakan.
Kepemilikan kartu My Number sendiri sebenarnya belum bersifat wajib bagi seluruh warga negara di Jepang. Oleh karena itu, perusahaan mengimbau para peminat yang belum memilikinya untuk segera membuat kartu identitas tersebut karena proses verifikasi dijadwalkan mulai berlaku pada Agustus ini.