PLN Pulihkan Kelistrikan NTT dan Bantuan Mengalir Pasca Gempa M7,7

Share

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur menormalkan 100 persen gardu induk yang terdampak gempa bumi berkekuatan M7,7 di Laut Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026, guna mengalirkan kembali listrik ke fasilitas publik.

Hingga Sabtu pukul 18.30 WITA, sebanyak 11 Gardu Induk yang sempat terganggu telah beroperasi penuh. Selain itu, 2.723 dari total 3.478 gardu distribusi juga kembali menyalurkan listrik kepada sekitar 441 ribu pelanggan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Pemulihan sistem transmisi dan gardu induk diprioritaskan untuk mengamankan pasokan listrik pada fasilitas vital, seperti bandar udara dan layanan kesehatan. Salah satu fasilitas yang berhasil diamankan pasokan listriknya secara andal adalah RSUD Bajawa demi mendukung tindakan medis darurat.

Pihak rumah sakit menilai skema penanganan cepat dari PLN sangat krusial bagi keselamatan pasien cedera maupun tindakan medis lainnya.

"Terima kasih untuk PLN. Sejak kejadian gempa hingga saat ini, kondisi kelistrikan rumah sakit tetap terkendali dan stabil. Keandalan listrik ini sangat krusial bagi pasien dengan perawatan intensif (total care) serta kelancaran rencana tindakan operasi darurat, baik untuk pasien gawat janin maupun penanganan korban patah tulang akibat gempa. Kami sangat terbantu," ujar Heronimus Due, Direktur RSUD Bajawa.

Apresiasi atas respons cepat pemulihan jaringan kelistrikan juga datang dari pengelola sektor akomodasi di Flores.

"Terima kasih untuk semua petugas PLN atas kerja samanya. Tetap jaga keselamatan dan semangat untuk seluruh rekan-rekan petugas di lapangan," ungkap Lusiana Isabella Badik, Manager Blue Ocean Hotel.

Manajemen PLN menegaskan bahwa jajarannya tetap bersiaga di lapangan hingga seluruh jaringan distribusi yang terdampak longsor dan kerusakan tiang pulih total.

"Seluruh tim PLN bekerja tanpa henti di lapangan. Kami mengutamakan pemulihan fasilitas vital terlebih dahulu agar penanganan bencana dan layanan dasar kepada masyarakat dapat berjalan normal. Komitmen kami adalah menghadirkan kembali aliran listrik secepat dan seaman mungkin bagi seluruh masyarakat," tegas F. Eko Sulistyono, General Manager PLN UIW Nusa Tenggara Timur.

Dampak bencana gempa di Flores juga memicu keprihatinan dan aksi tanggap darurat dari jajaran pemerintah pusat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menginstruksikan jajaran Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTT untuk segera mendata kerusakan pada fasilitas pendidikan keagamaan, madrasah, pondok pesantren, dan rumah ibadah, serta menyiapkan bantuan tanggap darurat.

"Saya Nasaruddin Umar, baik sebagai pribadi maupun sebagai Menteri Agama, menghaturkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), atas musibah gempa yang terjadi," ujar Nasaruddin Umar, Menteri Agama.

Menteri Agama mengimbau para pegawai Kemenag di daerah untuk aktif mendata fasilitas keagamaan yang terdampak dan memastikan kehadiran negara dalam mendampingi para korban.

"Saya mengimbau kepada segenap karyawan dan pegawai Kementerian Agama yang ada di NTT untuk sesegera mungkin proaktif melakukan pendataan dan langkah-langkah penanganan secepat mungkin. Terutama melakukan pendataan pada lingkungan sekolah keagamaan, pondok pesantren, madrasah, rumah ibadah, serta keluarga besar Kemenag yang terdampak," tegas Nasaruddin Umar.

Pemerintah memastikan penyaluran bantuan akan terus berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat demi meringankan beban warga terdampak.

"Jangan khawatir, kalian tidak sendiri. Tentu pemerintah bersama segenap warga bangsa Indonesia, khususnya umat beragama, akan ikut memberikan bantuan dan pertolongan. Doa kami selalu menyertai Bapak dan Ibu sekalian. Ya Tuhan, ya Allah, ya Rabbi, berikanlah kekuatan kepada saudara-saudara kami yang terdampak musibah ini," tutup Nasaruddin Umar.

Dukungan internasional turut mengalir pascabencana, salah satunya disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina yang menyatakan solidaritas mendalam kepada pemerintah dan rakyat Indonesia. Pemerintah Palestina menyampaikan duka cita atas timbulnya korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan infrastruktur di NTT, seraya mendoakan kelancaran proses pencarian dan penyelamatan oleh tim SAR di lapangan.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Flores Gempa NTT Kemenag PLN
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author