Petani AS Bagikan 56 Ton Buah Nektarin Gratis Akibat Sengketa Hukum

Share

Seorang petani bernama Cesar Mora membagikan sekitar 56 ton buah nektarin putih secara gratis kepada masyarakat setelah hasil panennya tidak dapat dipasarkan akibat sengketa hukum dengan perusahaan pengepul. Aksi membagikan buah gratis tersebut dilakukan di kebun miliknya pada 1 Juli 2026 sebagaimana dilansir dari Detik Food. Sengketa ini bermula dari kerja sama sejak 2017 antara Mora dengan Giumarra Brothers Fruit Company yang memiliki hak eksklusif atas pasokan panen.

Masalah muncul ketika Mora memutuskan menjual hasil panen lewat pengepak lain pada 2023, yang berujung pada gugatan pelanggaran kontrak oleh Giumarra. Mora kemudian mengajukan gugatan balik dengan tuduhan praktik bisnis tidak adil yang menghambat akses pasarnya. Akibat konflik hukum tersebut, sejumlah perusahaan lain enggan membeli hasil panen Mora karena khawatir menghadapi tuntutan serupa.

Bahkan kiriman buah yang dikirimkan Mora ke Giumarra Brothers Fruit Company juga ditolak oleh pihak perusahaan. Kondisi tersebut membuat petani itu kehilangan saluran pemasaran untuk menjual nektarin yang telah selesai dipanen.

Guna mengantisipasi buah membusuk, Mora meluncurkan program bertajuk "No Nectarines Wasted" dengan membuka kebunnya untuk warga sekitar. Hingga saat ini, sekitar 45 ton buah dari total perkiraan 56 ton hasil panen telah dibawa pulang oleh masyarakat. Nilai keseluruhan dari hasil panen nektarin varietas Monalise tersebut ditaksir mencapai USD 175.000 hingga USD 200.000 atau sekitar Rp 3,1 miliar hingga Rp 3,5 miliar. Saat ini, proses sengketa hukum antara petani dan perusahaan pengepul tersebut masih terus bergulir di pengadilan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author