Perusahaan Teknologi China Agresif Perluas Jaringan Pasar Global di Shenzhen

Share

Sejumlah perusahaan teknologi asal China secara agresif memperluas ekspansi ke pasar internasional melalui ajang Global Connect Show Shenzhen 2026 yang digelar di Shenzhen, China, pada Senin (1/6/2026).

Dilansir dari Detik iNET, perhelatan yang mengusung tema "Where Global Innovation Meets Market Opportunity" tersebut mempertemukan para inovator domestik dengan distributor, media internasional, hingga kreator konten dari berbagai negara.

Langkah ini menandai pergeseran strategi manufaktur China yang kini mulai tampil membangun identitas merek mandiri demi mengamankan posisi di rantai ritel dunia.

"Tujuan kami sederhana: menghubungkan orang-orang yang tepat dengan peluang yang tepat, sehingga setiap pertemuan menghasilkan nilai nyata." kata Chris Pereira, Founder & CEO Global Connect Show saat keynote.

Penyelenggaraan acara ini berfokus pada tiga pilar utama, meliputi Chinese Brands Going Global, Global Channel Connection, dan program kunjungan khusus Into the Enterprise.

Pereira menambahkan bahwa tantangan terbesar bagi korporasi domestik saat ini adalah menumbuhkan aspek kepercayaan di pasar internasional, bukan sekadar memproduksi barang berkualitas.

"Dalam tahap baru globalisasi brand China ini, didengar dan dipercaya jauh lebih penting daripada sekadar terlihat. Nilai GCS bukan pada satu sesi showcase, melainkan membangun koneksi nyata dan berkelanjutan antara inovasi China dengan pasar global," kata Pereira.

Pihak penyelenggara menekankan bahwa kesuksesan penetrasi pasar luar negeri memerlukan kesiapan ekosistem distribusi dan eksposur media yang tepat sasaran.

"Tidak seperti pameran besar pada umumnya, GCS secara konsisten menekankan koneksi yang tepat sasaran, pertukaran tertutup, dan pendekatan yang mengutamakan hasil nyata," ujar Du Yang, Global Event Director GCS.

Melalui program China Innovation Tour, para mitra internasional diajak mengunjungi fasilitas riset dan manufaktur mutakhir seperti Rokid, RoboSense, NAVEE, GCL ET, INMO, Longcheer, dan KEENON.

Sektor ritel global dinilai memberikan momentum besar bagi produk inovasi baru, asalkan perusahaan mampu beradaptasi dengan budaya lokal tempat pemasaran.

Menurut Andrew Miles, Executive Chairman Metro China dan mantan Presiden Sam's Club China, perkembangan pasar konsumen Tiongkok telah melahirkan model bisnis yang menarik perhatian dunia.

Namun, Miles mengingatkan bahwa keunggulan produk harus dibarengi dengan narasi merek yang kuat dan penyesuaian operasional di tiap negara tujuan.

Rangkaian Global Connect Show sebelumnya telah melangsungkan gelaran GCS @IFA 2025 di Berlin dan GCS @CES 2026 di Las Vegas bersama USA Today.

Platform ini dijadwalkan akan melanjutkan program ekspansi globalnya ke beberapa pusat teknologi dunia termasuk London, New York, Berlin, Los Angeles, Hong Kong, Dubai, hingga CES 2027 di Las Vegas.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author