Persiapan Sidang Tahunan MPR RI 2026 Capai 85 Persen

Share

Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia mematangkan persiapan Sidang Tahunan MPR RI 2026 yang hingga Selasa (11/8/2026) telah mencapai 85 persen di Gedung Nusantara V, Jakarta, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah menegaskan pentingnya penguatan sinergi Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) antar kementerian dan lembaga. Langkah ini diperlukan agar seluruh informasi terkait agenda kenegaraan tersebut tersampaikan secara akurat dan utuh kepada masyarakat.

Siti Fauziah menyampaikan arahan tersebut saat memberikan sambutan dalam Forum Tematik Bakohumas MPR RI yang dihadiri oleh jajaran pejabat kementerian, lembaga, dan perwakilan lintas instansi.

"Tema ini dipilih untuk memperkuat kolaborasi komunikasi publik sehingga setiap informasi mengenai Sidang Tahunan MPR dapat diterima masyarakat secara utuh," ujar Siti, Selasa (11/8/2026).

Perkembangan teknologi membuat pola konsumsi informasi publik bergeser dari media arus utama ke berbagai platform digital. Hal ini menuntut humas pemerintah untuk menjamin keabsahan setiap informasi yang beredar.

"Ini yang sangat berpengaruh sekarang ini. Kami mengadakan Bakohumas ini setiap tahun, biasanya menjelang sidang, karena kami ingin informasi mengenai sidang itu bisa diterima oleh masyarakat secara utuh," katanya.

Penyampaian informasi publik dituntut tidak hanya bergantung pada siaran pers formal, melainkan juga harus dikemas secara naratif agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat.

"Humas dituntut lebih dari sekadar mengeluarkan press release. Humas harus menjadi storyteller yang baik dalam membangun cerita yang bermakna, membentuk persepsi positif, dan yang terpenting menjaga kepercayaan publik," tuturnya.

Proses pendistribusian undangan Sidang Tahunan MPR RI 2026 saat ini sudah mulai berjalan seiring dengan pelaksanaan rangkaian gladi di lokasi acara.

"Alhamdulillah, persiapan Sidang Tahunan MPR kalau sampai hari ini sudah bisa dibilang 85 persen. Karena undangan sudah mulai didistribusikan. Persiapan-persiapan juga sudah dimulai dengan gladi kotor hari ini, dilanjutkan gladi bersih pada 13 Agustus 2026," jelasnya.

Sejumlah penyesuaian teknis diterapkan pada pelaksanaan tahun ini, meliputi alur penyambutan tamu negara, pemadatan durasi acara, hingga pemindahan waktu pemutaran lagu nasional dan daerah sebelum serta sesudah acara utama.

"Dari sisi waktu, pelaksanaan direncanakan dimulai pukul 08.00 WIB dan ditargetkan selesai sebelum waktu salat Jumat. Sehingga dilakukan sejumlah pemadatan waktu, di antaranya penyesuaian durasi doa dan sambutan pimpinan lembaga," tutupnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author