Percikan Api Pengelasan Diduga Picu Kebakaran Gedung di Cikini
Aktivitas pengelasan dalam proyek renovasi gedung PT Optik Tunggal Sempurna di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, diduga memicu kebakaran pada Rabu (5/8/2026) sore. Insiden tersebut sempat membuat sejumlah pekerja bertahan di atap bangunan sebelum dievakuasi.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan 22 unit mobil pemadam kebakaran beserta 105 personel ke lokasi kejadian. Laporan awal diterima petugas dari masyarakat pada pukul 14.45 WIB dan penanganan langsung dimulai beberapa menit kemudian.
Delapan pekerja berhelm dan berseragam yang sempat terjebak kepulan asap tebal di bagian atap gedung berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim penanganan bencana. Petugas memobilisasi mobil tangga hidrolik Bronto Skylift untuk menjangkau titik api di ketinggian serta memblokir perambatan api ke bangunan sekitar.
Lurah Cikini Redy Firmansyah Sukma Perdana menyampaikan bahwa pemeriksaan awal bersama kepolisian mengarah pada alat las pekerja sebagai pemicu awal timbulnya api.
"Kebakaran yang terjadi ini gedung proyek ya sedang renovasi, dugaan penyebab sementara percikan api dari pekerja yang sedang mengelas. Dugaan sementara ya," kata Lurah Cikini, Redy Firmansyah Sukma Perdana.
Pihak otoritas setempat mencatat bahwa posisi pasti lantai proyek pengerjaan las tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Kalau di lantai berapa saya belum tahu," ujar Redy Firmansyah Sukma Perdana.
Ia memastikan seluruh personel konstruksi dan warga di area sekitar bangunan revitalisasi tersebut berada dalam kondisi aman dari dampak kebakaran.
"Aman, tidak ada korban jiwa, warga sekitar juga aman, tidak merembet juga ke gedung sekitarnya, sudah dilokalisir, alhamdulillah tidak ada yang terdampak," tutur Redy Firmansyah Sukma Perdana.
Petugas pemadam kebakaran berhasil melokalisasi kobaran api pada kisaran pukul 15.20 hingga 15.30 WIB. Proses pendinginan mulai dijalankan sejak pukul 15.45 WIB guna memastikan seluruh sisa titik api padam secara total.
"Status kebakaran, proses pendinginan," kata petugas command center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta per pukul 15.49 WIB.
Sisa asap tebal masih terlihat membubung di area gedung hingga pukul 16.10 WIB. Penanganan di lokasi kejadian tetap bersiaga pada tingkat penanganan level kuning untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api baru.