by

Perangkat Desa Jaga Integritas, Zaiful Bokhari: Jadilah Pelopor Demokrasi

Calon Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari berharap kepada seluruh kepala desa dan aparaturnya untuk menjaga netralitas dan menyukseskan Pilkada serentak di wilayah setempat.

“Kepala desa, BPD dan aparat desa lainnya harus berlaku netral dan memperhatikan jalanya Pilkada, menjadi cermin untuk demokrasi yang bermartabat,” terang calon nomor urut 2 itu, Kamis (26/11/2020).

Disampaikannya bahwa dalam menjalankan tugas melayani jangan ada perbedaan di tengah masyarakat, hanya karena beda pilihan dan dukungan dalam Pilkada.

Baca Juga  Kabar Bohong Cenderung Mendelegitimasikan Lawan Politik, Zaiful Bokhari: Jangan Mau Dipecahbelah

Menurut dia, aparatur desa juga mesti menjadi pelopor dalam mengajak masyarakatnya untuk menyukseskan Pilkada Lampung Timur dengan mewujudkan Pilkada aman, damai dan sejuk serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kades boleh menghadiri undangan kampanye untuk mengetahui visi dan misi masing-masing Paslon, tetapi jangan ikut berorasi mau pun mengarahkan pilihan kepada masyarakat,” terang Zaiful.

Ditegaskan Zaiful, apabila aparatur desa terlibat politik praktis tentu semua itu ada aturannya, mulai penanganan oleh Bawaslu hingga sanksi di non aktifkan dari jabatan.

Baca Juga  Jangan Paksakan Perbedaan, Bersama Lawan Kemiskinan!

“Jadi jangan main-main dengan aturan, kalau hanya sekedar menghadiri undangan tidak jadi masalah, yang tidak boleh terlibat politik praktis, kades dan perangkatnya juga wajib tahu visi misi Paslon dalam menentukan pilihan,” kata dia kembali mengingatkan.

Dalam setiap pertemuan dan kunjungan ke desa-desa, Zaiful sudah kerap kali mengingatkan perangkat desa agar tetap menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada .

Baca Juga  Paslon Jadi Teladan Prokes, Mas Dibyo: Pilkada Jadi Momentum Mengikis Corona

Zaiful berharap perangkat desa mampu memberikan contoh teladan yang baik di mata masyarakat, jangan menjadi provokasi yang membuat suasana tidak kondusif.

“Jika ada persoalan segera selesaikan dengan musyawarah sehingga persoalan tidak melebar, perbedaan pilihan itu biasa dalam berdemokrasi jadi harus saling menghargai,” pesan Bang Ipul–sapaan akrab kandidat yang diusung PDIP, Partai Gerindra dan PKS itu. (man//tap)

Baca Juga