KCIC Catat Penumpang Whoosh Didominasi Arus Balik ke Jakarta
Aktivitas pergerakan masyarakat menggunakan layanan kereta cepat Whoosh dari arah Bandung menuju Jakarta mendominasi arus balik libur panjang akhir pekan pada Minggu (31/5/2026).
Jumlah pergerakan penumpang dari Bandung menuju Jakarta mencapai 50 persen, sementara dari Jakarta ke Bandung sebesar 42 persen, dan sisanya merupakan relasi dari Stasiun Karawang sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Peningkatan volume penumpang terjadi seiring kembalinya masyarakat ke ibu kota setelah memanfaatkan libur panjang untuk berbagai aktivitas.
"Untuk hari ini sekitar 50 persen aktivitas penumpang Whoosh didominasi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta, 42 persen dari arah Jakarta menuju Bandung, dan sisanya merupakan perjalanan relasi Stasiun Karawang," ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).
Kenaikan jumlah penumpang relasi Bandung-Jakarta tersebut sudah mulai terlihat sejak pagi hari dan diproyeksikan akan terus berlangsung hingga malam hari, terutama pada jadwal-jadwal keberangkatan favorit.
"Peningkatan volume penumpang dari arah Bandung menuju Jakarta mulai terlihat sejak pagi hari dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga malam hari, terutama pada jadwal keberangkatan favorit menuju Jakarta," ucap Eva.
Penyedia layanan menyarankan para calon penumpang untuk memastikan ketersediaan tiket terlebih dahulu secara online sebelum melakukan perjalanan.
"Kami menyarankan masyarakat yang akan menggunakan layanan Whoosh pada masa arus balik untuk melakukan pengecekan ketersediaan tiket terlebih dahulu serta melakukan transaksi melalui jalur online agar lebih mudah mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai kebutuhan serta melakukan pembelian tiket lebih awal," tambah Eva.
Masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah platform digital seperti aplikasi Whoosh, situs resmi, hingga aplikasi mitra perbankan dan travel untuk pemesanan tiket.
Bagi penumpang di wilayah Bandung, terdapat opsi layanan KA Feeder gratis menuju Padalarang yang sudah terintegrasi jadwalnya.
"Selain tanpa biaya tambahan bagi penumpang Whoosh, layanan ini juga bebas macet sehingga dapat menjadi pilihan yang lebih praktis untuk menuju stasiun pada masa arus balik dengan mobilitas yang meningkat," jelas Eva.
Manajemen mengingatkan penumpang untuk datang lebih awal demi menghindari keterlambatan mengingat gerbang keberangkatan ditutup lima menit sebelum kereta melaju.
"Dengan memanfaatkan layanan yang sudah terintegrasi dan mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik, masyarakat dapat menikmati perjalanan arus balik yang lebih nyaman, praktis, dan terhindar dari risiko tertinggal kereta," tutup Eva.