Ratusan Anak PAUD Ikuti Pentas Seni Budaya di Balikpapan
Ratusan peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini dari Sanggar Kegiatan Belajar se-Kota Balikpapan menampilkan bakat dan kreativitas dalam Pentas Seni Tahun Ajaran 2025/2026 di BSCC Dome, Kota Balikpapan, pada Selasa, 19 Mei 2026.
Acara yang mengusung tema "Cinta Alam dan Budaya Lokal" tersebut diselenggarakan oleh Komite SKB se-Kota Balikpapan dengan melibatkan sekitar 500 anak beserta para orang tua murid.
Pemerintah Kota Balikpapan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda sejak usia dini.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Agus Budi menghadiri acara untuk membuka kegiatan secara resmi sekaligus mewakili Wali Kota Balikpapan.
"Di sini anak-anak belajar percaya diri, berani tampil, bekerja sama, serta mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka sejak usia dini. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kita mewujudkan Balikpapan sebagai kota ramah dan layak anak," ujar Agus Budi, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Balikpapan.
Agus Budi mengapresiasi kontribusi besar dari para pendidik, panitia, dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak.
"Peran bapak dan ibu sangat besar dalam membentuk generasi masa depan yang cerdas, berakhlak, dan membanggakan. Anak-anak kita hari ini adalah harapan Balikpapan di masa depan," kata Agus Budi, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Balikpapan.
Melalui sambutannya, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun lingkungan belajar yang aman.
"Kepada anak-anakku semua, tampil yang semangat, jangan malu, dan nikmati setiap penampilan hari ini. Yang terpenting bukan siapa yang paling hebat, tetapi siapa yang berani mencoba dan terus belajar," ucap Agus Budi, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Balikpapan.
Bunda PAUD Kota Balikpapan Hj Nurlena Rahmad Mas’ud SE turut hadir dan memberikan pandangannya mengenai tanggung jawab besar orang tua dalam mengenalkan nilai budaya.
"Orang tua harus melihat bagaimana anak-anak ini kita didik dan bagaimana pengembangan bakatnya. Kita harus mendampingi mereka. Apa yang dipakai anak-anak hari ini, misalnya pakaian adat atau profesi tertentu, harus dijelaskan kepada mereka agar anak-anak mengenal budaya dan cita-citanya," ujar Hj Nurlena Rahmad Mas’ud SE, Bunda PAUD Kota Balikpapan.
Nurlena menjelaskan adanya komitmen dari pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, termasuk rencana penerapan regulasi baru.
"Tahun ini masih ada pelonggaran bagi anak yang belum memiliki sertifikat PAUD. Namun mulai 2027 nanti akan diberlakukan ketentuan sesuai Perwali Nomor 24 Tahun 2020 agar anak-anak mengikuti PAUD sebelum masuk sekolah dasar," kata Hj Nurlena Rahmad Mas’ud SE, Bunda PAUD Kota Balikpapan.
Langkah sosialisasi mengenai pentingnya jenjang pra-sekolah dasar ini diharapkan dapat disebarluaskan secara aktif oleh seluruh masyarakat kepada lingkungan terdekat mereka.
"Ayo kita memberitahu keluarga dan tetangga bahwa anak-anak dianjurkan mengikuti PAUD sebelum masuk jenjang sekolah dasar," tutur Hj Nurlena Rahmad Mas’ud SE, Bunda PAUD Kota Balikpapan.
Pada sesi penutupan acara, Nurlena memberikan pesan motivasi terakhir agar seluruh peserta didik tetap semangat dalam menuntut ilmu.
"Kalian adalah generasi emas masa depan bangsa ini," kata Hj Nurlena Rahmad Mas’ud SE, Bunda PAUD Kota Balikpapan.