Penjual Es Krim di Inggris Tawarkan Varian Unik dan Eksotis

Share

Seorang penjual es krim di Woodbridge, Inggris, menarik perhatian karena menawarkan varian es krim homemade yang sangat unik dan tidak biasa ditemukan di tempat lain, dilansir dari Detik Food.

Ugur Vata, pemilik The Gallery Creamery and Deli, menghadirkan rasa-rasa yang tidak lazim seperti Peach and Jalapeno, rasa cabai dengan tingkat kepedasan 2.500-8.000 SHU, lobster, black garlic, dan asparagus.

Menurut Ugur, setiap bahan yang dipilih memiliki cerita tersendiri dan ia ingin memberikan pengalaman makan yang berbeda kepada pelanggannya. Ia menolak menggunakan cara mudah dan lebih mengedepankan kualitas rasa yang istimewa sehingga pelanggan terus kembali.

Setelah restoran yang dikelolanya selama 30 tahun tutup akibat pandemi Covid-19, Ugur memulai bisnis es krim ini lima tahun lalu. Meski banyak orang menganggap idenya 'gila' karena varian es krim yang tidak biasa, pendekatan tersebut justru berhasil menarik banyak pelanggan.

Varian black garlic menjadi salah satu yang paling populer, dengan warna hitam yang berasal dari charcoal. Es krim ini juga mengandung bahan seperti buah zaitun, cuka balsamic, dan wijen hitam Jepang.

Beberapa selebriti dunia, termasuk aktor Benedict Cumberbatch dan legenda sepak bola Roy Keane, menjadi pelanggan setia. Benedict menyukai varian mint choc chip yang menggunakan daun peppermint murni berwarna putih dan cokelat Belgia 70%.

Varian unik lain adalah Ice Cream Not Fried Chicken, yang berbentuk menyerupai potongan ayam drumstick. Rasa es krim ini berasal dari kombinasi pretzel dilapisi cokelat, es krim vanilla, cokelat putih, dan cornflake.

Harga es krim di gerai Ugur bervariasi, mulai dari 3 poundsterling atau sekitar Rp 84.770 per buah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author