Pengunjung Selamatkan Bocah PAUD yang Tenggelam di Alam Oasis Sukabumi

Share

Sebuah aksi penyelamatan heroik oleh seorang pengunjung terhadap bocah pendidikan anak usia dini (PAUD) yang tenggelam di objek wisata menjadi viral di media sosial. Pengunjung tersebut secara spontan langsung melompat ke dalam kolam untuk menyelamatkan korban.

Peristiwa ini terjadi di kawasan objek wisata Taman Wisata Air Alam Oasis, Jalan Mayor Mahmud, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (14/6). Korban diidentifikasi sebagai bocah perempuan berinisial RAA (5), seorang siswi PAUD asal Kecamatan Kadudampit, seperti dikutip dari Detikcom.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika lembaga pendidikan tersebut melaksanakan acara kenaikan kelas sekaligus berwisata di Alam Oasis sejak pukul 09.00 WIB. Agenda kenaikan kelas yang diisi dengan pentas tari para murid ini dikoordinasi oleh seorang guru berinisial IM (45).

Panitia acara sebenarnya telah melakukan langkah pencegahan agar rangkaian kegiatan berjalan tertib. Mereka mengunci seluruh pintu masuk dan pintu keluar gedung yang disewa untuk acara tersebut.

"Namun, sekira pukul 09.40 WIB, anak tersebut rupanya berhasil keluar dari gedung acara menuju ke kawasan kolam renang tanpa terpantau oleh orang tua maupun keluarganya," kata Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli saat dikonfirmasi, dilansir detikJabar, Senin (15/6/2026).

Korban kemudian berjalan mendekati area kolam. Nahas, sekitar pukul 10.00 WIB, bocah tersebut diduga terpeleset di pinggir kolam renang sedalam sekitar 50 sentimeter lalu jatuh ke dalam air.

Situasi kritis tersebut beruntung segera diketahui oleh salah satu pengunjung yang berada di lokasi kejadian. Saksi melihat tubuh RAA sudah berada di dalam air dan kesulitan untuk kembali berdiri ke permukaan.

Pengunjung yang disebut-sebut bekerja di bidang kesehatan itu langsung bertindak cepat dengan melompat dan mengangkat tubuh korban dari kolam untuk memberikan pertolongan pertama.

"Saksi langsung memberikan pertolongan pertama berupa CPR (resusitasi jantung paru) atau napas buatan kepada korban. Upaya tersebut berhasil hingga korban mengeluarkan air dari mulutnya dan berangsur sadar kembali," ujarnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author