Pengendara Motor Tewas Mendadak di Parung Bogor Diduga Sakit

Share

Seorang pria berinisial A meninggal dunia secara mendadak setelah terjatuh dari sepeda motornya di Jalan Raya Gunung Kapur, Desa Bojong Indah, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa tragis tersebut langsung ditangani oleh pihak kepolisian setempat setelah mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar lokasi kejadian. Dilansir dari Detikcom, korban diduga kuat mengembuskan napas terakhirnya karena mengalami sakit saat sedang berkendara.

"Polsek Parung menerima laporan adanya seorang laki-laki yang meninggal dunia diduga akibat sakit saat mengendarai sepeda motor," kata Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah, Jumat (3/7/2026).

Aparat kepolisian segera bergerak menuju tempat kejadian perkara sesaat setelah laporan warga diterima. Berdasarkan pengamatan saksi mata, korban sempat kehilangan kendali atas kendaraannya sebelum akhirnya terjatuh ke aspal.

"Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban sempat terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya," ucap Kompol Maman Firmansyah.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan pertama kepada korban. Tubuh korban dipindahkan ke area pinggir jalan yang lebih aman, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan tidak lama kemudian.

"Namun, sekitar lima menit kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia," terang Kompol Maman Firmansyah.

Pihak lingkungan setempat bersama warga kemudian berkoordinasi untuk menghubungi RT serta keluarga korban. Jenazah pria tersebut selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kota Bogor, sementara polisi melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi fisik korban.

"Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi tindak pidana," beber Kompol Maman Firmansyah.

Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bawaan milik korban berupa satu unit sepeda motor, satu unit telepon genggam, satu set alat pancing, serta uang tunai sebesar Rp 1,145 juta. Pihak keluarga juga telah mengikhlaskan kepergian korban.

"Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mempermasalahkan kejadian tersebut," pungkas Kompol Maman Firmansyah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author