Pengemudi Mobil Tabrak Mati Petinju Hannah Rapp di Texas
Aparat kepolisian menangkap Charles Medina (31) usai diduga sengaja memundurkan mobilnya hingga menabrak petinju profesional Hannah Rapp (26) sampai tewas di Texas, Amerika Serikat, pada Sabtu pagi, 18 Juli 2026. Pelaku kini ditahan di Brazos County Detention Center dengan jaminan sebesar 250.000 dolar AS atas tuduhan pembunuhan tidak berencana, sebagaimana dilaporkan KBTX berdasarkan dokumen afidavit kepolisian. Insiden bermula ketika Medina menyalip Rapp dan kekasihnya yang sedang bersepeda dengan kecepatan tinggi serta jarak yang sangat dekat, yang memicu respons kekasih korban untuk berteriak sambil mengangkat tangan.
Berdasarkan keterangan afidavit, Medina mendadak mengerem hingga memicu jejak rem di jalan raya, memindahkan transmisi ke gigi mundur, lalu memacu kendaraan secara cepat ke belakang hingga menghantam kepala korban ke kaca belakang.
Kerusakan parah terlihat pada bagian pintu belakang mobil Medina yang penyok ke dalam serta kaca belakang yang hancur total, yang bertolak belakang dengan klaim pelaku bahwa ia hanya mundur dalam kecepatan 15 mil per jam. Penyidik mencatat bahwa pelaku yang berasal dari Navasota tersebut memiliki rekam jejak kriminal panjang, dengan catatan 13 kali ditangkap di Brazos County Jail sejak 2012 atas berbagai pelanggaran hukum.
Daftar kejahatan Medina mencakup perusakan fasilitas umum, pencurian, melawan petugas, penganiayaan, tabrak lari, melarikan diri dari tahanan, tindakan membahayakan nyawa, kepemilikan zat terkontrol, hingga deretan pelanggaran lalu lintas. Sebelum terjun ke dunia tinju profesional dan mencatatkan rekor 8-0-1, Rapp merupakan atlet lari di Purdue University yang juga bekerja penuh waktu sebagai inspektur keselamatan kebakaran di Texas A&M University, menurut laporan ESPN.
Mantan lawan Rapp dalam perebutan gelar juara kelas bulu wanita WBC bulan lalu, Tiara Brown, menyampaikan rasa dukanya atas kepergian sang petinju melalui unggahan Instagram Most Valuable Promotions. "the best dance partner I have ever faced as a pro," kata Tiara Brown, mantan lawan bertanding Rapp. Brown mengenang momen berkesan saat korban sempat meminta tanda tangannya tepat sebelum pertarungan sengit mereka dimulai di arena pertandingan.
"When she asked for my autograph, it filled my heart because we were getting ready for war, yet she was still asking for my autograph. It made me smile, we fought a GREAT fight for the fans from the 1st bell to the last! It was my honor to share the ring with her," kata Tiara Brown, petinju profesional.
Penghormatan atas meninggalnya atlet berusia 26 tahun tersebut juga disampaikan secara resmi oleh Presiden WBC, Mauricio Sulaiman. "The loss of Hannah Rapp leaves us heartbroken. She was an exceptional boxer, but above all, an invaluable member of our boxing family," kata Mauricio Sulaiman, Presiden WBC. Sulaiman menyampaikan belasungkawa mendalam mewakili organisasi tinju dunia kepada seluruh keluarga dan tim yang ditinggalkan.
"We join in the grief that overwhelms her loved ones, her team, and all those who had the privilege of knowing and supporting her throughout her brilliant career," kata Mauricio Sulaiman, Presiden WBC.