Pekerja Temukan Kepingan Emas dan Arca di Candi Losari Magelang

Share

Pekerja yang sedang memugar Candi Losari di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menemukan kepingan logam diduga emas, dua arca, dan kotak peripih di bawah lantai candi pada Selasa (21/4/2026).

Penemuan benda bersejarah tersebut dikonfirmasi oleh pihak Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Artefak berharga ini langsung diamankan dari lokasi pemugaran demi menjaga keamanannya.

Juru Pugar Candi Losari, Restu Hidayat menjelaskan kronologi penemuan benda-benda kuno tersebut saat proses pembongkaran lapisan lantai candi berlangsung.

"Kita waktu pembongkaran di lapis 9 atau berapa itu ditemukan dua blok arca (arca Dewa Surya). Itu di bawah lantai, itu 3 lapis dari lantai ditemukan arca. Kemudian kita gali lagi sampai ke tanah aslinya, kita temukan peripih atau kotak peripih, bersamaan ada selembar (diduga) emas (bentuk persegi)," kata Juru Pugar Candi Losari, Restu Hidayat.

Restu menambahkan bahwa lembaran logam yang diduga emas tersebut berukuran sekitar 1 sentimeter dan saat ini telah dievakuasi ke Kantor BPK Wilayah X di Bugisan, Prambanan, Klaten.

"Kemarin itu cuman selembaran itu kurang lebih 1 cm (emasnya). Sekarang dibawa ke kantor BPK Bugisan. Karena kita tahu di sini kurang keamanannya, jadi kita bawa ke kantor," ujar Restu.

Kondisi kotak peripih saat ditemukan sudah dalam posisi terpisah dari struktur utamanya, sehingga muncul dugaan adanya aksi pencurian pada masa lampau.

"Kotak peripihnya itu berpisah. Dugaan kita itu sudah dicuri dari zaman dulu. Yang jelas arcanya itu sama semua kelimanya (saat ekskavasi ditemukan 3 arca dan saat pemugaran ditemukan 2 arca)," kata Restu.

Proses rekonstruksi Candi Losari yang terletak di Dusun Losari, Desa Salam, Kecamatan Salam ini masih terus berjalan untuk memperkuat bagian fondasi bawah bangunan.

"Jadi kita perbuat pakai semen untuk isiannya. Iya (antisipasi biar tidak ambles). Kurang lebih sampai bulan Oktober. Sampai target 14 lapis. Kemungkinan nanti ada di tahap kedua lagi (sampai berwujud candinya)," ujar Restu.

Secara keseluruhan, total arca yang ditemukan dari Candi Losari berjumlah lima buah yang seluruhnya merupakan perwujudan dari Dewa Surya dengan sedikit perbedaan ukuran.

"Itu sama semua (bentuk arcanya) cuman beda ukurannya beda tipis, paling 1 cm. Iya, peripih sama yang ada arca," ujar Restu.

Pengecoran semen pada bagian bawah fondasi candi dilakukan oleh tim pugar guna mengantisipasi rembesan debit air tanah yang sangat deras di area situs tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author