Kemendikdasmen Buka Pendaftaran SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 2026 pada Selasa, 21 Juli 2026. Jalur penerimaan ini dikhususkan bagi calon murid yang berdomisili di kabupaten atau kota tempat SNT didirikan.
Dilansir dari Detikcom, kuota yang disediakan mencakup 80 murid berprestasi di setiap sekolah, dengan rincian 40 murid SMP dan 40 murid SMA. Kuota ini akan terpenuhi melalui dua skema utama, yakni usulan sekolah ke database SPMB dan skema undangan khusus.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (Dirjen PAUD Dasmen PNFI), Gogot Suharwoto menjelaskan bahwa pada tahun ini program baru berjalan di wilayah tertentu saja.
"SPMB hanya untuk calon murid yang berada di 17 kabupaten-kota tempat SNT akan beroperasi di tahun 2026 ini. Nanti tahun 2027, telah berkembang di 37 kabupaten-kota, SPMB akan dikembang di 37 kabupaten-kota yang siap di tahun 2027," papar Gogot, Senin (20/7/2026).
Pada skema pertama, dinas pendidikan berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk menjaring lima murid terbaik di setiap sekolah berdasarkan peringkat prestasi akademik maupun nonakademik.
"Jadi teman-teman kabupaten/kota itu memiliki database SPMB ya, yang melalui jalur prestasi, baik prestasi akademik maupun nonakademik. Di ranking yang teratas nanti kita minta jika bersedia mereka bisa diusulkan. Jadi setiap sekolah nanti akan disebar database-nya," jelas Gogot.
Para murid yang masuk dalam usulan tersebut nantinya harus melewati tahapan seleksi lanjutan, yang meliputi verifikasi administrasi dan Tes Skolastik.
"Nah, yang terbaik kita minta lima diusulkan dari setiap SMP yang ada di dalam satu kabupaten itu, maupun SMA yang ada di kabupaten itu," imbuh Gogot.
Sementara itu, skema kedua atau skema undangan ditujukan langsung bagi anak-anak berprestasi yang datanya tercatat di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) pada wilayah SNT terkait.
"Jadi hitung-hitungan kita, 20 per kelas itu tidak akan banyak berpengaruh karena SMP dalam satu kabupaten/kota biasanya antara dalam satu kabupaten dari kecamatan itu lebih dari 100, ya. Jadi kalau satu SMP ngirim satu anak juga nggak akan berpengaruh," ungkap Gogot.
Sistem pembelajaran di SNT dirancang secara berkesinambungan, sehingga murid SMP SNT akan langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA SNT tanpa seleksi ulang dari awal.
"Anak yang masuk SMP nanti otomatis akan dilanjutkan ke SMA karena kurikulumnya didesain berkelanjutan dan harapannya bisa kita pantau perkembangannya utuh. Kecuali pada saatnya ada yang kosong pada saat masuk SMA, kita akan buka kekurangan yang harus diisi di setiap tingkatan yang kosong," ucap Gogot.
Proses seleksi dan penerimaan murid baru ini akan berlangsung sepanjang bulan Juli hingga Agustus 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut.
| Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Pengumuman dan sosialisasi | 21-24 Juli 2026 |
| Pendaftaran | 21-24 Juli 2026 |
| Proses seleksi (Administrasi dan Skolastik) | 27-31 Juli 2026 |
| Pengumuman hasil seleksi | 3 Agustus 2026 |
| Daftar ulang | 4-7 Agustus 2026 |
| Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) | 10 Agustus 2026 |