Pendaftar Jalur Disabilitas UNJ 2026 Naik 10,4 Persen
Jumlah peserta penerimaan mahasiswa baru Jalur Disabilitas Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tahun 2026 meningkat 10,4 persen dibanding tahun sebelumnya, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Seleksi yang diikuti 138 orang tersebut dilaksanakan secara luring di Gedung Dewi Sartika UNJ pada Sabtu (18/7/2026).
Angka pendaftaran tersebut mengalami kenaikan dari tahun 2025 yang mencatat sebanyak 125 peserta. Pihak penyelenggara mencatat terdapat tiga fakultas yang paling diminati peserta, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Bahasa dan Seni, dengan program studi favorit Program Sarjana Terapan Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan.
Kepala Kantor Admisi UNJ, I Wayan Sugita, memberikan tanggapan terkait lonjakan animo pendaftar disabilitas tersebut.
"Kenaikan ini menunjukkan semakin banyak penyandang disabilitas yang tertarik melanjutkan pendidikan tinggi dan melihat UNJ sebagai pilihan untuk melanjutkan studi," ujar I Wayan Sugita, Kepala Kantor Admisi UNJ.
Untuk mendukung kelancaran seleksi, UNJ memberikan fasilitas penyesuaian bagi peserta tunanetra, autisme, ADHD, tunagrahita, tunadaksa, hingga tunarungu. Panitia menyediakan juru bahasa isyarat di ruang ujian serta bantuan pendampingan dari Relawan Disabilitas UNJ (REDIS) sejak kedatangan hingga proses ujian usai.
Koordinator REDIS Penmaba Disabilitas, Prila Ahdanila, menjelaskan sistem pemetaan dukungan bagi para peserta ujian.
"Data peserta dan kebutuhan pendampingannya kami terima dari Admisi. Setelah itu kami membagi tugas relawan agar setiap peserta memperoleh dukungan yang sesuai," kata Prila Ahdanila, Koordinator REDIS Penmaba Disabilitas.
Sebanyak 65 relawan dari pelbagai angkatan dan program studi dikerahkan setelah dibekali pelatihan bahasa isyarat dan teknik pendampingan secara berkala.
"Relawan membantu mobilisasi peserta dan menjembatani komunikasi antara panitia dengan peserta disabilitas, sementara proses administrasi dan verifikasi tetap ditangani oleh pihak Admisi," ujar Prila Ahdanila, Koordinator REDIS Penmaba Disabilitas.