Pemuda Rinjani Terapkan Ritual Sembeq Buraq untuk Pendaki Mulai Tahun Depan

Share

Para pendaki Gunung Rinjani akan diwajibkan mengikuti ritual Sembeq Buraq sebelum melakukan pendakian mulai tahun depan, demikian menurut Ketua Pemuda Rinjani Selatan, Amrul Arahap, yang menyebut aturan ini sedang digodok di tingkat desa.

Ritual Sembeq Buraq bertujuan untuk meminta restu kepada para tetua adat dan merupakan tradisi lama masyarakat Sasak sebagai bentuk ikrar moral untuk menghormati alam dan mematuhi hukum adat selama pendakian, menurut Amrul yang dikutip dari Detik Travel.

Dalam ritual tersebut, para pendaki akan diberikan penjelasan tentang larangan dan pantangan yang harus dipatuhi selama pendakian. Selain itu, calon pendaki, terutama dari luar Lombok dan wisatawan mancanegara, juga akan diarahkan untuk menginap di rumah warga desa penyangga jalur selatan Gunung Rinjani.

Amrul mengatakan, "Tentu rumah-rumah warga yang akan ditempati akan dilakukan penataan terlebih dahulu. Nantinya para calon pendaki bisa menikmati objek wisata yang berada di desa-desa penyangga sebelum ataupun sudah mendaki Gunung Rinjani."

Selain ritual adat, Pemuda Rinjani Selatan bersama desa penyangga sedang menyusun awik-awik sebagai pedoman pendakian yang berfokus pada pelestarian lingkungan, budaya lokal, dan pemberdayaan masyarakat.

"Kami sedang menyusun awik-awik bersama desa-desa penyangga jalur selatan Rinjani agar konsep pendakian berbasis pelestarian lingkungan, budaya lokal, dan pemberdayaan masyarakat memiliki landasan yang kuat serta dapat diterapkan secara berkelanjutan," ujar Amrul.

Wacana ini mendapat sambutan positif dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), dan penyusunan awik-awik ditargetkan selesai pada akhir tahun ini agar dapat diterapkan mulai tahun depan.

"Beberapa kali kami lakukan audiensi, kami mendapatkan dukungan penuh dari TNGR. Kami menargetkan penerapanya tahun depan," kata Amrul.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author