Pemuda Ditikam Pengendara Motor Usai Tegur Pengendara Ugal Ugalan
Seorang pria bernama Niky Gilang Ramdhani menjadi korban penusukan oleh pembonceng sepeda motor di Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (16/8) pukul 23.30 WIB. Peristiwa terjadi usai korban menegur pengendara yang melaju ugal-ugalan.
Insiden penusukan tersebut bermula saat korban sedang berboncengan sepeda motor bersama temannya untuk mencari makan. Ketika melintas di depan toko Ramai Manyaran dan hendak berputar arah untuk membeli nasi goreng, sebuah sepeda motor melaju kencang dari arah selatan hingga hampir menabraknya, seperti dilansir dari Detikcom.
"Sesampainya di depan toko Ramai Manyaran korban berhenti dan mau putar arah dengan maksud mau membeli nasi goreng. Ketika saat mau berputar arah tiba-tiba dari arah selatan, melaju motor Vario warna hitam yang dikendarai dua orang melaju dengan kencang sehingga akan menabrak korban," kata Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat AKP Suprapto.
Korban yang terkejut lantas menegur pengendara sepeda motor tersebut agar tidak berkendara dengan kecepatan tinggi. Teguran itu memicu emosi terduga pelaku yang berstatus sebagai pembonceng sepeda motor hingga akhirnya turun menghampiri korban.
"Karena korban panik, korban sempat menegur pelaku dengan kata-kata, 'Mas yen numpak alon-alon ojo banter-banter' (kalau naik motor jangan kencang-kencang'. Akan tetapi pembonceng motor Vario hitam tidak terima dan turun dari motor," tutur Suprapto.
Pelaku kemudian melayangkan serangan senjata tajam jenis pisau yang mengenai bagian tubuh korban. Akibat tindakan penyerangan tersebut, korban mengalami luka di bagian perut sebelah kiri serta area punggung.
"Kemudian berjalan ke arah korban sambil menusuk korban menggunakan sajam jenis pisau sehingga melukai korban di bagian perut bagian kiri dan punggung," lanjutnya.
Pihak Kepolisian Sektor Semarang Barat hingga kini masih menangani kasus penusukan tersebut. Petugas kepolisian terus mengumpulkan barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian guna mengidentifikasi pelaku.