Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Gorontalo Salurkan Bahan Pokok Bersubsidi
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo memperluas jangkauan intervensi pangan melalui penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah dan pasar murah bersubsidi sejak Sabtu, 23 Mei 2026 hingga Senin, 25 Mei 2026.
Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi daerah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Di Kabupaten Gorontalo, Wakil Bupati Tonny S. Junus menyerahkan bantuan pangan secara simbolis di aula kantor desa Hutadaa, Kecamatan Talaga Jaya pada Senin, 25 Mei 2026. Sebanyak 357 keluarga penerima manfaat menerima paket komoditas untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026.
Setiap penerima mendapatkan bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Agenda penyaluran tersebut turut dihadiri oleh jajaran camat, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, serta aparat pemerintah desa setempat.
Camat Talaga Jaya, Ronal Mertiarto Abdini menyatakan bahwa bantuan dari pemerintah daerah tersebut dialokasikan untuk dua wilayah sekaligus, yakni Desa Bulota dan Desa Hutadaa.
"Alhamdulillah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan terima kasih banyak bagi pemerintah daerah kabupaten Gorontalo wakil bupati, H.Tonny S.Junus telah menyalurkan bantuan CPP hari ini didua desa yakni desa Bulota dan desa Hutadaa kecamatan Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo. Insyaallah bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat karena menjelang Hari Raya Idul Adha ( Idul Qurban ). Mudah mudahan masyarakat bisa terbantu dengan bantuan CPP ini," ujar Ronal Mertiarto Abdini.
Ronal berharap intervensi pemenuhan kebutuhan dasar ini dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program pembangunan daerah.
"Insyaallah ini menjadi tolok ukur buat masyarakat bahwa pemerintah daerah selalu membantu masyarakat dalam hal apapun dan mudah mudahan masyarakat bisa sama-sama membantu program – program pemerintah daerah dalam rangka pembangunan dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri," pungkas Ronal Mertiarto Abdini.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh pihak pemerintah desa setempat yang mendampingi proses penyerahan bantuan kepada warga transmigran maupun masyarakat umum secara simbolis.
"Kami sebagai pemerintah desa Hutadaa menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah kabupaten Gorontalo yang telah memberikan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah ( CPP ) Alhamdulillah hari ini telah disalurkan didesa Hutadaa untuk tahap kedua yakni lokasi bulan Pebruari dan bulan Maret Tahun 2026.Tadi telah diserahkan oleh wakil bupati kabupaten Gorontalo, .H.Tonny S.Junus secara simbolis kepada penerima manfaat." ujar Nurain Yasin.
Pihak otoritas desa mengingatkan agar paket pangan yang diterima tidak disalahgunakan atau dialihkan kepemilikannya kepada pihak lain.
"Harapan kami sebagai pemerintah desa Hutadaa terkait dengan bantuan CPP ini, agar bantuan ini dimanfaatkan oleh masyarakat sebaik-baiknya dan bukan untuk dijual – belikan ini bantuan.Ini untuk dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari." tutur Nuraiin Yasin.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo mengolaborasikan program pasar murah dengan aspirasi Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Hamzah Muslimin untuk memotong harga paket komoditas pokok dari Rp265.000 menjadi Rp95.000.
Gubernur Gusnar Ismail menyediakan 1.000 paket pangan komprehensif berisi beras 5 kilogram, ayam satu ekor, telur 10 butir, minyak goreng, cabai rawit, bawang merah, dan gula pasir untuk warga Kota Gorontalo.
"Pasar murah ini adalah aspirasi yang disampaikan oleh setiap anggota DPRD kepada pemerintah ketika mereka melihat dan merekam kebutuhan rakyat. Pada hari ini, Pak Anca ambil bagian yang ada di sini," kata Gusnar Ismail.
Gusnar menegaskan bahwa jajarannya akan terus memantau pergerakan harga pangan di pasar tradisional demi mengantisipasi lonjakan harga yang memberatkan konsumen.
"Jadi Insya Allah semua yang ada di sini bisa dapat. Dan kami terus berusaha melihat dengan seksama kenaikan-kenaikan harga yang terjadi di pasar," kata Gusnar Ismail.
Di wilayah lain, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo juga menggelar pasar murah bersubsidi serupa di kawasan transmigrasi Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato pada Sabtu, 23 Mei 2026.
"Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir di Taluditi untuk melaksanakan pasar murah bersubsidi. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga, dalam memenuhi kebutuhan pokok beberapa hari ke depan," ujar Idah Syahidah Rusli Habibie.
Wagub menegaskan bahwa skema pembelian di pasar murah ini fleksibel agar tidak membebani komoditas yang tidak terlalu dibutuhkan oleh warga transmigran di tujuh desa tersebut.
"Jadi masyarakat tidak harus membeli seluruh paket senilai Rp95 ribu. Jika hanya membutuhkan beras, minyak goreng, gula, telur, atau ayam saja, itu juga diperbolehkan. Pemerintah ingin masyarakat benar-benar terbantu sesuai kebutuhan mereka," tambah Idah Syahidah Rusli Habibie.