Pemprov Jabar Resmi Ambil Alih Pengelolaan Teras Cihampelas
Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengambil alih pengelolaan kawasan Jalan Cihampelas dari Pemerintah Kota Bandung melalui penandatanganan kesepakatan pada Rabu (29/7), sebagai langkah awal penataan ulang kawasan tersebut, dilansir dari Detikcom.
Pengalihan aset ini ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) serta Berita Acara Serah Terima (BAST) yang berlangsung di Balai Kota Bandung.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa pihak provinsi kini terlibat langsung dalam pengerjaan teknis di lapangan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan perkotaan.
"Provinsi Jabar saat ini tidak lagi sekadar mengurusi administrasi, tetapi juga hal teknis. Barangkali ini pertama kalinya dalam sejarah, pemerintah provinsi membangun trotoar dan taman. Fokus penataan seperti ini diperuntukkan bagi kawasan pusat perkotaan, sementara untuk wilayah pedesaan kami fokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan," ujar Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Proses administrasi akan segera diselesaikan oleh Pemprov Jabar guna memulai perbaikan fisik di kawasan yang ditargetkan kembali menjadi pusat mode dan industri kreatif tersebut.
"Setelah Teras Cihampelas diserahkan ke Pemdaprov, selanjutnya kami langsung melakukan penataan administrasi untuk membenahi Cihampelas. Tujuannya agar kawasan ini kembali seperti dulu; menjadi pusat industri kreatif, barometer mode, serta pusat kunjungan warga dari berbagai daerah, termasuk wisatawan mancanegara," tutur Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Langkah revitalisasi Teras Cihampelas ini juga diproyeksikan berintegrasi dengan beroperasinya kembali penerbangan di Bandara Husein Sastranegara guna menarik kunjungan wisatawan asing.
"Dengan beroperasinya kembali Bandara Husein, saya yakin akan semakin banyak turis dari Malaysia, Singapura, dan Brunei yang kembali datang. Mereka sering kali datang hanya untuk potong rambut atau perawatan wajah, sehingga akhirnya menginap lebih lama. Karena sumber pendapatan kota bertumpu pada pajak hotel dan restoran, kawasan publik harus ditata semenarik mungkin agar mengundang banyak kunjungan," ungkap Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Pengerjaan fisik ditargetkan rampung pada Oktober mendatang dengan mekanisme pembongkaran dan penataan baru melalui lelang terbuka.
"Urusan administrasi dan segala macamnya ditargetkan selesai dalam satu bulan, sehingga Oktober seluruh pengerjaan fisik sudah rampung," tegas Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Pelaksanaan lelang proyek ini dipastikan berjalan secara transparan dan bebas dari praktik penyimpangan aturan.
"Selama kita memiliki niat yang baik dan proses berjalan transparan, tanpa ada praktik fee yang menyimpang dalam lelang, selama kita lurus-lurus saja semua orang akan memahami itu," imbuh Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bandung menyambut baik penyerahan kelola ini sebagai bagian dari penyelesaian tiga isu utama di Kota Bandung.
"Alhamdulillah, hari ini terjalin sinergi yang luar biasa antara Pemkot dan Pemdaprov. Dari tiga isu utama yang sempat kami bahas bersama Pak Gubernur, semuanya sudah berjalan baik. TPPAS Legok Nangka sudah groundbreaking, dan hari ini Teras Cihampelas resmi diserahterimakan. Tiga isu paling ramai antara saya dan Pak Gubernur, beres," kata Muhammad Farhan, Wali Kota Bandung.
Pengalihan kelola Teras Cihampelas ini diharapkan mampu memicu kembali aktivitas ekonomi, perdagangan, serta pariwisata di wilayah Kota Bandung.