Pemprov DKI Jakarta Menata Taman Semanggi Menjelang HUT Ke-500

Share

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan penataan wajah baru kawasan Taman Semanggi, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari persiapan ibu kota menyambut usia lima abad pada tahun 2027. Proyek revitalisasi ini dilaksanakan secara bertahap di empat sisi taman, seperti dilansir dari Detikcom pada Sabtu (27/6/2026).

Target jangka pendek ditetapkan agar masyarakat dapat melihat perubahan signifikan dalam beberapa pekan ke depan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membagi fokus pengerjaan agar dua sisi taman dapat diselesaikan pada akhir tahun ini, sedangkan dua sisi sisanya ditargetkan rampung menjelang pertengahan tahun depan.

"Minggu-minggu ini juga teman-teman pasti akan melihat mulai warna dari Taman Semanggi berubah. Saya menargetkan, kan Taman Semanggi ada empat sisi, dua sisi harus selesai di akhir tahun ini, dua sisi selesai kado sampai dengan 22 Juni," kata Pramono di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

Selain estetika hijau, Pemprov DKI Jakarta mengintegrasikan infrastruktur transportasi dengan membangun pedestrian deck untuk pejalan kaki. Fasilitas jembatan pejalan kaki modern ini dirancang untuk menghubungkan deretan gedung komersial di koridor Sudirman langsung menuju akses transportasi massal.

Jalur pejalan kaki layang tersebut akan menghubungkan jaringan perhotelan besar seperti Hotel Pullman, Grand Hyatt, Hotel Indonesia Kempinski, dan Mandarin Oriental. Infrastruktur ini dibuat terintegrasi agar warga dapat langsung turun menuju stasiun MRT terdekat.

"Termasuk yang menghubungkan Pullman dengan Grand Hyatt, dengan Kempinski, dengan Mandarin, kemudian turun ke bawah masuk ke MRT," ujar Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Meskipun pengerjaan koridor pejalan kaki ini awalnya diproyeksikan selesai pada awal 2027, percepatan performa di lapangan membuat estimasi rampungnya bergeser menjadi momen perayaan hari ulang tahun kota.

"Sebenarnya saya merencanakan harusnya selesai sampai dengan awal tahun depan, tapi kelihatannya akan jadi kado untuk ulang tahun Jakarta lima abad," ucap Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Langkah penataan kawasan Semanggi ini diklaim menjadi representasi dari agenda besar pembenahan fasilitas publik di Jakarta. Kebijakan pembangunan ke depan disebut akan menitikberatkan pada aspek fungsionalitas dan interkoneksi antarmoda yang menjamin kenyamanan mobilitas warga urban.

"Yang paling utama untuk Jakarta bukan membangun fisiknya, tetapi memberikan kenyamanan bagi masyarakatnya. Jadi yang paling utama itu membuat orang menjadi hidupnya lebih nyaman, lebih mudah, tersambung, terhubung," imbuh Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author