Pemprov DKI Bongkar JPO Tendean Akibat Tertabrak Truk

Share

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membongkar jembatan penyeberangan orang di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, setelah mengalami kerusakan parah akibat ditabrak truk bermuatan berat pada Selasa (14/7/2026) pagi, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Insiden tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan menembus angka miliaran rupiah, serta sempat memicu rekayasa arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sebelum akhirnya kembali normal pada malam harinya.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menjelaskan bahwa kalkulasi total untuk pemulihan infrastruktur tersebut masih belum rampung karena proses perencanaan teknis yang sedang berjalan.

"Belum ada angka pasti (biaya pembangunan JPO) karena perencanaan teknis masih berjalan. Namun, kerugian material dari kerusakan ini sudah diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Biaya akhir (pembangunan JPO) akan tergantung desain, spesifikasi, dan hasil kajian," kata Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Komunikasi Publik.

Pemerintah daerah mengalokasikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk rekonstruksi ini, sembari menjajaki peluang tanggung jawab dari perusahaan pemilik armada truk maupun pendanaan alternatif pihak swasta.

"Utama dari APBD DKI Jakarta, sesuai tanggung jawab Pemprov dalam pemeliharaan infrastruktur publik. Kami juga sedang melakukan pembicaraan terkait pertanggungjawaban pihak perusahaan pemilik truk. Jika ada dukungan swasta melalui CSR atau mekanisme lain, tentu akan kami pertimbangkan untuk mempercepat proses, tapi prioritas tetap APBD dan pemulihan aset negara," tutur Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Komunikasi Publik.

Langkah preventif juga disiapkan melalui pemutakhiran cetak biru bangunan baru demi meminimalisasi potensi terulangnya kecelakaan serupa di masa mendatang.

"Dinas Bina Marga sedang menyusun perencanaan teknis (kajian mendalam termasuk desain yang lebih aman, seperti penambahan pengamanan tinggi muatan) sesuai ketentuan yang berlaku. Proses ini memerlukan waktu untuk memastikan JPO baru lebih kokoh, ramah pejalan kaki, dan mencegah kejadian serupa," imbuh Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Komunikasi Publik.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author