Pemkot Serang Bersama Warga Bersihkan Sampah di Sungai Cibanten
Kondisi Sungai Cibanten di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, dipenuhi oleh beragam jenis sampah. Aliran air tersumbat oleh limbah plastik, kayu, hingga kasur bekas, seperti dilansir dari Detikcom.
Pemerintah Kota Serang bersama masyarakat setempat langsung mengambil tindakan dengan membersihkan Sungai Cibanten pada Sabtu (13/6/2026). Petugas gabungan bergotong-royong mengevakuasi tumpukan limbah tersebut.
Aksi bersih-bersih ini melibatkan relawan Komunitas Peduli Sungai Cibanten, petugas Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Serang, dan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Cidurian (BBWSC3). Personel Kecamatan Kasemen serta BPBD Provinsi Banten juga turut terjun ke lokasi.
Para petugas mengumpulkan sampah dari aliran air ke dalam karung. Limbah yang telah terkumpul kemudian diangkat ke permukaan untuk dibawa menggunakan truk pengangkut.
Mayoritas sampah yang mencemari sungai tersebut berupa styrofoam dan plastik. Petugas di lapangan juga harus mengevakuasi potongan kayu besar serta kasur bekas yang memicu pendangkalan.
Ketua Komunitas Peduli Sungai Cibanten, Lulu Jamaludin, memperkirakan proses evakuasi limbah ini tidak dapat diselesaikan dalam waktu satu hari.
"Kita bisa jadi hari ini, kalau hari ini enggak selesai, kita tetap lanjut esok, lusa, terus, berlanjut supaya Kali Banten atau Cibanten ini bersih dari sampah gitu," ujarnya.
Lulu Jamaludin juga menjelaskan bahwa penanganan sampah di titik Kasemen ini sebenarnya membutuhkan bantuan alat berat. Kendala muncul karena kondisi pinggiran sungai yang terlalu curam.
"Kita akan buka sumbangannya, kemudian sampah didorong ke area jembatan di hilir untuk diangkut dengan alat berat," kata Lulu.
Merespons masalah ini, Camat Kasemen, Sugiri, menginstruksikan kepada pengurus RT dan warga untuk memperketat pengawasan di sekitar sungai. Warga diminta segera melaporkan oknum yang membuang sampah sembarangan.
"Saya mengimbau kepada RT, RW, jika ada yang membuang sampah sembarangan, difoto, videoin, kita viralkan! Supaya masyarakat sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan," katanya.
Sugiri menambahkan bahwa Pemerintah Kota Serang kini tengah menyiapkan sanksi tegas bagi pelaku pembuangan sampah ke aliran sungai.
"Kalau tidak dilakukan sanksi tegas, kita sudah melakukan edukasi cukup lama. Kita sudah berkali-kali melakukan edukasi kepada masyarakat, tapi masyarakat itu belum sadar bahwa sampah ini menjadi permasalahan," ujarnya.
Kondisi pencemaran di wilayah Kasemen, Kota Serang ini sebelumnya sudah sempat terpantau pada Kamis (11/6). Berbagai limbah padat menumpuk dan memicu aroma tidak sedap di sekitar area pemukiman.
Tumpukan sampah tersebut mengundang kerumunan lalat di lokasi. Aliran air Kali Cibanten juga tampak berwarna cokelat pekat serta dipenuhi oleh populasi ikan sapu-sapu.