Pemkot Jaktim Tertibkan Pedagang Pasca Kematian Pelajar Kramat Jati
Pemerintah Kota Jakarta Timur menertibkan para pedagang di pinggir Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, setelah seorang siswa MAN 6 Jakarta berinisial HH tewas tertabrak truk akibat sepeda motornya terpeleset di jalan licin, dilansir dari Detikcom. Peristiwa kecelakaan maut tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB ketika korban sedang berkendara menuju sekolah untuk menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Penertiban digencarkan karena permukaan jalan di depan Pasar Induk Kramat Jati diduga mendadak licin akibat genangan air limbah dari aktivitas pedagang ikan di bahu jalan.
Kondisi terkini pada Rabu (19/8/2026) sore menunjukkan arus lalu lintas di kawasan tersebut sudah mulai lancar tanpa keberadaan pedagang yang memakai badan jalan, meski masih tersisa sedikit kubangan di area trotoar.
Petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, PPSU, hingga aparat kecamatan telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat sejak Selasa malam. "Untuk penanganan darurat mulai kemarin malam sudah dikerahkan Satpol PP, Dishub, PPSU dan aparat kecamatan dan kelurahan untuk mendorong jualannya agar jangan memakai badan jalan," kata Munjirin, Wali Kota Jakarta Timur.
Selain melarang penggunaan badan jalan untuk berjualan, Pemkot Jaktim juga memberikan instruksi khusus kepada para pedagang komoditas basah guna mencegah terulangnya kejadian serupa. "Dan khusus untuk pedagang ikan untuk jangan menyiram ikan dengan air yang dibiarkan mengalir ke jalanan, tetapi air siraman wajib untuk ditampung dengan ember atau plastik," ujar Munjirin, Wali Kota Jakarta Timur.
Pihak pemerintah daerah juga telah menjadwalkan pertemuan bersama pengelola pasar untuk menyiapkan penataan relokasi pedagang ke area dalam pasar pada Jumat (21/8/2026). Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa korban saat kejadian tengah mengendarai sepeda motor Honda BeAt bernomor polisi B-3122-SDL dari arah utara menuju selatan sebelum akhirnya terjatuh di depan Rumah Makan Kuring. "Sepertinya begitu (korban hendak upacara HUT ke-81 RI) karena memakai seragam sekolah," kata Ojo Ruslani, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP.
Usai korban terjatuh akibat jalanan licin, sebuah kendaraan berat yang melintas dari arah yang sama tidak sempat menghindar hingga melindas tubuh korban.
"Di waktu yang bersamaan melintas kendaraan dump truck Dinas Kebersihan nopol B-9728-TOQ yang dikendarai AS, dan (korban) tergilas hingga meninggal dunia di TKP," lanjut Ojo Ruslani, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP. Jenazah pelajar tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sepeda RS Polri Kramat Jati untuk penanganan medis lebih lanjut, sementara kendaraan korban mengalami kerusakan parah.