Pemkot Depok Normalkan Sungai Usai Banjir Bulak Barat Surut
Pemerintah Kota Depok terus melanjutkan upaya normalisasi sungai setelah banjir yang merendam kawasan Jalan Kampung Bulak Barat, Cipayung, Depok, mulai surut pada Selasa, 11 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Akses jalan di lokasi tersebut saat ini belum bisa dilintasi kendaraan akibat pengerjaan perbaikan dan kondisi tanah yang masih berlumpur. Pembebasan lahan di sekitar bantaran sungai juga telah selesai dilakukan, sehingga tak ada lagi bangunan rumah warga di area tersebut.
Dua unit ekskavator disiagakan di lokasi untuk mengeruk endapan lumpur. Struktur jembatan lama juga sudah dibongkar sebagai bagian dari penataan kawasan.
Ketua RT 04/RW 08 Bulak Barat, Effendi, mengonfirmasi bahwa genangan air di wilayahnya kini telah mengering seiring dimulainya pengerukan.
"Alhamdulilah udah surut. Masalah jembatan belum bisa (dilewati) tapi sedang ada pengerukan. Masih banyak lumpur.
Mungkin seminggu ke depan bisa kayaknya (dilintasi). Sekarang kalinya udah mulai surut," ujar Effendi.
Effendi menambahkan bahwa proses pengerukan ini sangat penting agar akses pemukiman warga dapat terhubung kembali secara normal.
"Iya surut semenjak normalisasi sungai. Saya bersyukur sekali adanya normalisasi kali agar dua kelurahan antara Cipayung dan Kelurahan Pasir Putih jalan tidak terputus. Supaya masyarakat bisa melewati seperti biasa," ucap Effendi.
Sebagai langkah penanganan jangka panjang, Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan permohonan maaf atas kendala banjir bertahun-tahun yang dialami warga Kampung Benda dan sekitarnya, sembari memprioritaskan penanganan masalah sampah terlebih dahulu.
"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Kampung Benda yang beberapa kali sering ngerasain kebanjiran. Masalah ini sudah bertahun-tahun, jadi pertama saya harus menyelesaikan masalah sampah utamanya dulu," ujar Supian Suri.
Pemkot Depok menargetkan pengolahan sampah menjadi energi listrik pada awal 2028, sementara untuk jangka pendek dilanjutkan dengan pengerukan sungai dan peninggian jembatan.
"Insyaallah di awal tahun 2028, mohon doanya proses ini berjalan cepat, sampah di Depok akan dikelola menjadi energi listrik. Jangka pendeknya dan waktu dekatnya apa yang mau kita lakuin? Saya barusan sudah minta Kadis PU untuk ngeruk ini kali kita. Tahun ini juga harus diberesin, jembatannya dinaikin," ucap Supian Suri.
Penataan ini diharapkan dapat menyelesaikan persoalan banjir di wilayah Bulak Barat, Pasir Putih, hingga kawasan RW 07.
"Ya, itu yang menjadi ikhtiar kita, upaya kita. Tapi sekali lagi saya berkomitmen untuk menjawab harapan-harapan warga khususnya Kampung Benda, termasuk juga Pasir Putih kemarin juga kita sudah tengok, termasuk juga wilayah RW 7 di atas ini ya, yang juga kerendam juga kalau airnya lagi ngeluap," tambah Supian Suri.