Pemkot Cilegon Siapkan Manajemen Talenta Isi Jabatan Sekda Definitif
Pemerintah Kota Cilegon mempersiapkan mekanisme manajemen talenta untuk menyaring Sekretaris Daerah definitif melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Badan Kepegawaian Negara. Langkah penataan birokrasi tersebut diumumkan oleh Wali Kota Cilegon Robinsar usai memimpin pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon pada Rabu, 1 Juli 2026. Saat ini, posisi Sekretaris Daerah Kota Cilegon masih dikendalikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, yang telah mengemban tugas tersebut sejak 30 April 2026.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Cilegon kini sedang mematangkan tahapan awal seleksi demi mengisi jabatan tertinggi aparatur sipil negara di lingkungan pemkot tersebut.
"Manajemen talenta sedang berproses. BKPSDM terus berkoordinasi dengan BKN untuk tahapan pengisian Sekda," kata Robinsar, Wali Kota Cilegon. Pengisian jabatan Sekretaris Daerah secara definitif ini ditargetkan menjadi acuan awal sebelum menyasar penataan kursi eselon II lain yang saat ini masih lowong atau diisi oleh pelaksana tugas.
Robinsar memproyeksikan pengisian jabatan-jabatan strategis kedinasan lainnya baru akan digulirkan setelah proses penetapan Sekretaris Daerah definitif rampung diselesaikan. "Setelah Sekda selesai, baru kita lanjut mengisi jabatan eselon II yang masih kosong," ujar Robinsar, Wali Kota Cilegon.
Bersamaan dengan pengumuman skema seleksi tersebut, Pemkot Cilegon menempatkan Agus Zulkarnain sebagai Sekretaris DPRD Kota Cilegon dan Tb Heri Mardiana sebagai Kepala Inspektorat Kota Cilegon. Untuk menjaga ritme kerja pemerintahan, Wali Kota Cilegon juga menunjuk Syafruddin sebagai Plt Kepala BPKPAD, Noviyogi Hermawan sebagai Plt Kepala Dinas Kominfo, serta Tunggul Fernando Simanjuntak sebagai Plt Kepala DPMPTSP Kota Cilegon.