Pemkab Sidoarjo Dekatkan Layanan Administrasi ASN Lewat BKD Sambang

Share

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo meluncurkan inovasi BKD Sambang untuk mendekatkan pelayanan administrasi kepegawaian langsung kepada aparatur sipil negara (ASN) di berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo pada Senin (8/6/2026).

Program jemput bola di bawah kepemimpinan Bupati Sidoarjo Subandi ini dilansir dari Detikcom bertujuan mempermudah ASN mengakses layanan administrasi, konsultasi, hingga konseling tanpa harus mendatangi kantor BKD. Langkah ini diambil karena jumlah ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo saat ini mencapai 16.721 orang yang didominasi sektor pendidikan dan kesehatan.

Sekretaris BKD Sidoarjo Ronny Yulianowarso menjelaskan bahwa program ini dirancang demi efisiensi waktu para pegawai dalam mengurus dokumen kepegawaian mereka.

"BKD Sambang ini adalah sebuah kegiatan inovasi dari teman-teman BKD yang tujuannya adalah mendekatkan layanan kepada masyarakat ASN. Bahkan administrasinya kita tuntaskan di lapangan," kata Ronny, Senin (8/6/2026).

Pihak BKD Sidoarjo memprioritaskan satuan pendidikan sebagai salah satu lokasi sasaran karena para guru kerap menghadapi kendala waktu untuk meninggalkan aktivitas mengajar.

"Kami tidak ingin teman-teman di satuan pendidikan itu kerepotan sehingga kami berada di lapangan supaya mereka bisa mendapatkan layanan itu," ujarnya.

Selain memberikan layanan pengurusan dokumen, BKD Sidoarjo memanfaatkan momentum turun ke lapangan ini untuk memberikan pembaruan informasi mengenai regulasi kepegawaian terkini.

"Jadi sebelum open table layanan, kita ada sesi materi, biasanya kita sampaikan kebijakan-kebijakan atau regulasi yang baru supaya teman-teman ASN update dengan ketentuan-ketentuan," jelasnya.

Fasilitas lain yang disediakan dalam program ini mencakup layanan konsultasi karier untuk membantu pegawai merencanakan pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi. BKD Sidoarjo juga mendorong adopsi sistem online agar pola kerja aparatur sipil negara menjadi lebih adaptif dengan perkembangan zaman.

Sejak Januari 2026, akumulasi pelaksanaan program ini telah menjangkau berbagai lokasi seperti SMPN 1 Sukodono, SMPN 2 Gedangan, SMPN 2 Tarik, SMPN 1 Krian, SMPN 2 Sukodono, SMPN 3 Waru, SMPN 1 Wonoayu, SMPN 2 Balongbendo, Kantor Kecamatan Porong, Kecamatan Krian, Kecamatan Sidoarjo, Kecamatan Taman, hingga sejumlah puskesmas.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: ASN pelayanan publik Sidoarjo
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author