Pemkab Aceh Tengah Targetkan Relokasi Warga Pondok Balik Desember 2026
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mempercepat proses penyiapan relokasi bagi penduduk Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, akibat fenomena amblasan tanah atau sinkhole di sekitar pemukiman. Proses pemindahan warga menuju area aman ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Kamis (20/8/2026). Langkah relokasi ini dinilai mendesak lantaran pergerakan lubang amblasan terus meluas dan mengikis kawasan pemukiman warga.
Ancaman yang kian nyata terhadap rumah tinggal memicu kekhawatiran besar bagi masyarakat setempat. "Masyarakat hari ini sudah tidak berani lagi tinggal di situ. Ini kan termasuk bagian daripada kebencanaan," kata Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan.
Pemerintah daerah setempat saat ini menjalin koordinasi intensif bersama Kementerian Pekerjaan Umum RI untuk mematangkan skema penanganan di wilayah terdampak. Rencana tersebut mencakup opsi ganti rugi lahan hingga penyediaan hunian tetap bagi warga terdampak.
Kawasan calon relokasi diproyeksikan berjarak sekitar 1 kilometer dari Desa Ketol, dekat wilayah perbatasan Kabupaten Bener Meriah. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga telah membangun jalan alternatif guna menjaga kelancaran akses mobilitas warga. "Alhamdulillah hari ini sudah ada penanganan khusus dari Kementerian PU itu tentunya nanti masalah ganti lahan atau pembangunan huntap atau segala macam itu nanti bagian daripada tugas kita bersama-sama. Tapi setidaknya kami juga pemerintah daerah sudah membantu jalan alternatif untuk masyarakat," kata Muchsin.
Untuk memastikannya, tim teknis Kementerian Pekerjaan Umum telah diterjunkan secara langsung ke lokasi guna melakukan kajian komprehensif terhadap area terdampak maupun lokasi yang direncanakan sebagai tempat tinggal baru. Hasil pemetaan teknis tersebut bakal menjadi landasan utama untuk menjamin pemukiman baru berdiri di atas zona yang aman dari risiko bencana.
"Saat ini sedang ada penanganan secara teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum di sana, mereka sedang turun. Mudah-mudahan semuanya akan selesai," kata Muchsin. Upaya penanganan sinkhole ini menjadi bagian integral dari percepatan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Aceh Tengah.
Langkah ini turut mendapat perhatian langsung dari Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian. "Insyaallah kami dengan bersama jajaran pemerintah daerah sedang berusaha maksimal untuk rehabilitasi dari rekonstruksi. Ini tentunya mengikuti dengan arahan dari Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Republik Indonesia," kata Muchsin.