Pemilik Restoran di Pittsburgh Tolak Tawaran Promosi Berbayar Influencer

Share

Seorang pemilik restoran di Pittsburgh, Amerika Serikat, menolak tawaran kerja sama promosi berbayar dari seorang food influencer setelah diminta membayar biaya ulasan hingga mencapai ribuan dolar AS pada Kamis (11/06/2026).

Pemilik restoran Nothingman bernama Troy Beck membagikan tangkapan layar perbincangannya dengan pembuat konten Wasil Daoud ke media sosial hingga menjadi viral, seperti dilansir dari Detik Food.

Daoud yang memiliki jutaan pengikut di media sosial tersebut menawarkan dua pilihan paket promosi berbayar, yakni paket pertama seharga US$1.200 atau sekitar Rp21,5 juta dan paket kedua senilai US$1.800 atau setara Rp33 juta.

Mendapat penawaran harga yang dinilai tinggi tersebut, Beck langsung memberikan respons penolakan secara singkat melalui pesan balasan kepada Daoud.

"Oh, tidak. Kami tidak tertarik," tulis Troy Beck, Pemilik Restoran Nothingman.

Setelah penolakan tersebut diunggah ke platform X dan mengundang perdebatan publik, Beck mengklaim bahwa dirinya mendapatkan pesan lanjutan yang berisi ancaman tindakan hukum dari pihak Daoud.

"Pengacara saya sudah mencoba menghubungi Anda. Surat penghentian dan peringatan sudah ada di inbox email Anda," tulis Wasil Daoud, Food Influencer.

Beck menanggapi santai ancaman somasi tersebut dan balik mengkritik perilaku para pembuat konten yang kerap membebankan biaya besar kepada pelaku usaha makanan berskala kecil.

"Berhentilah meminta penjual makanan yang masih kecil untuk membayar agar Anda bisa makan gratis," tulis Troy Beck, Pemilik Restoran Nothingman.

Perselisihan di ruang pesan digital tersebut berakhir tanpa ada titik temu setelah pihak pembuat konten memberikan pernyataan terakhirnya terkait ancaman hukum ke pengadilan.

"Baik, sampai bertemu di pengadilan," tulis Wasil Daoud, Food Influencer.

Unggahan tersebut memicu gelombang kritik dari warganet terhadap strategi pemasaran influencer yang dinilai memberatkan pelaku usaha kecil, sementara pihak Daoud belum memberikan keterangan resmi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author