Pemilik Gym di Bali Usir Tiga WNA Israel karena Sikap Kasar
Tiga warga negara asing asal Israel diusir dari sebuah gym di Ubud, Gianyar, Bali, karena diduga bertugas di Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan bersikap kasar kepada staf, dilansir dari Detikcom.
Dalam video yang viral di Instagram, pemilik gym meminta ketiga pria tersebut meninggalkan tempat. Pemilik gym menjelaskan bahwa mereka tidak melayani orang Israel dan siapa pun yang kasar kepada staf.
Samir, pemilik gym berusia 32 tahun, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat ketiga pria datang dan salah satu bersikap kasar kepada stafnya.
"Ketika saya tanya, mereka bilang orang Israel. Jadi saya bilang kita tidak melayani orang Israel. Kami juga tidak melayani siapa pun yang kasar ke staf kami. Anda harus menghormati penduduk lokal yang bekerja keras," ujar Samir.
Setelah diusir, ketiga pria tersebut memberikan ulasan bintang 1 di Google Review, menuding Samir bersikap rasis dan mengusir mereka karena alasan agama.
"Saya katakan tentang orang Israel dan IDF, bukan tentang agama. Tapi mereka selalu membingkainya sebagai masalah agama. Untung kami merekam semuanya karena saya tahu mereka akan berbohong," tegas Samir.
Samir menegaskan sikapnya bahwa gymnya tidak melayani anggota IDF dan siapa pun yang bersikap kasar kepada staf.
"Saya ingin sangat jelas. Jangan melayani IDF dan siapa pun yang kasar kepada staf kami," tegasnya.