Pemerintah Targetkan Perguruan Tinggi Adopsi Pendanaan Riset Universitas Tsinghua
Pemerintah menargetkan perguruan tinggi di Indonesia dapat mengadopsi model pendanaan riset Universitas Tsinghua di China yang mengandalkan kontribusi besar dari sektor industri. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie dalam acara penandatanganan kerja sama Universitas Indonesia dengan Universitas Tsinghua di Gedung Kemenkes pada Rabu (08/07), seperti dilansir dari Bloomberg Technoz.
"Sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, cita-cita kami adalah suatu hari nanti seluruh perguruan tinggi di Indonesia memiliki dukungan pendanaan riset sebesar yang dimiliki Tsinghua University," kata Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Skema pendanaan dari dunia usaha tersebut dinilai sangat krusial dalam membangun ekosistem riset yang kokoh dan berkelanjutan di lingkungan kampus.
"Di Tsinghua University, sekitar 40 hingga 60% pendanaan riset berasal dari industri. Karena itu, partisipasi industri menjadi sangat penting," ujar Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi saat ini tengah menerapkan berbagai kebijakan demi mempererat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan sektor bisnis. Kemitraan strategis yang melibatkan Universitas Tsinghua, Universitas Indonesia, pihak industri, serta Kementerian Kesehatan diproyeksikan mampu mengakselerasi inovasi sains dan teknologi di sektor kesehatan domestik.
"Menurut saya, ini merupakan sebuah platform yang luar biasa dan akan mengubah lanskap kesehatan Indonesia melalui pemanfaatan data, ilmu pengetahuan, dan teknologi," kata Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Selain menjelaskan mengenai kolaborasi pendanaan riset, Stella memberikan klarifikasi mengenai isu pemotongan anggaran riset dari pemerintah. Menurutnya, alokasi dana untuk sektor riset justru mengalami pertumbuhan signifikan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
"Jika ada kabar bahwa anggaran riset dipangkas, hal itu tidak benar. Justru pada tahun lalu anggaran riset meningkat dua kali lipat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto," ujar Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.