Pemerintah Buka 4.770 Formasi CPNS Sekolah Kedinasan 2026

Share

Pemerintah menyiapkan 4.770 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) melalui seleksi sekolah kedinasan tahun 2026. Pendaftaran resmi dibuka mulai 18 Agustus 2026 melalui portal SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN), kata Kementerian PANRB.

Tahun ini terdapat sembilan instansi yang membuka formasi sekolah kedinasan, yakni Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Badan Siber dan Sandi Negara, Badan Pusat Statistik, Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, serta Badan Intelijen Negara.

Jumlah formasi meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya 3.257 formasi. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN mulai 18-30 Agustus, dengan pengumuman seleksi pada 15-24 Agustus dan seleksi administrasi 18 Agustus hingga 1 September 2026, menurut BKN.

Menteri PANRB Rini Widyantini mengingatkan peserta untuk mempersiapkan diri dengan kompetensi dan integritas yang baik.

"Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat," ujar Menteri Rini.

Seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang terbukti menghilangkan praktik curang.

Rini juga mengingatkan agar peserta tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan.

"Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas," tegasnya.

Orang tua juga diminta memberi dukungan agar putra-putrinya dapat mengikuti seleksi secara sehat dan percaya diri.

Rincian formasi sekolah kedinasan 2026 sebagai berikut: Institut Pemerintahan Dalam Negeri 1.410 formasi, 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan 891 formasi, Politeknik Keuangan Negara STAN 1.000 formasi, Politeknik Siber dan Sandi Negara 50 formasi, Politeknik Statistika 564 formasi, Politeknik Pengayoman Indonesia 250 formasi, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan 375 formasi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika 130 formasi, dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara 100 formasi.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi dijadwalkan pada September 2026. Setelah SKD, seleksi lanjutan diatur oleh masing-masing sekolah kedinasan.

PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026 membuka ruang afirmasi bagi pelamar dari daerah tertentu dan mengatur seluruh tahapan seleksi mulai dari pengumuman hingga pengumuman hasil akhir.

Peserta hanya diperbolehkan mendaftar pada satu sekolah kedinasan. Jika mendaftar lebih dari satu, peserta dinyatakan gugur, sesuai aturan PermenPANRB tersebut.

Lulusan sekolah kedinasan yang lulus pendidikan dan memiliki ijazah dari sekolah tersebut diusulkan menjadi calon PNS, tetapi penetapan kebutuhan PNS mengikuti pertimbangan kebutuhan organisasi dan anggaran.

Calon peserta disarankan terus memantau informasi resmi melalui laman s.menpan.go.id/sekolahkedinasan2026 dan portal SSCASN untuk jadwal dan persyaratan terbaru.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author