Proses Pemakaman Jenazah Berbobot 300 Kilogram di Sragen Melibatkan 35 Personel
Proses pemakaman seorang perempuan berinisial I (39) di TPU Mbah Balak, Kabupaten Sragen, Selasa (4/8/2026) sore, melibatkan 35 personel gabungan. Penanganan khusus ini dilakukan lantaran jenazah almarhumah memiliki berat badan mencapai 300 kilogram.
Sebagaimana dilansir dari Detikcom, warga Sragen Tengah tersebut meninggal dunia setelah sempat mengalami sesak napas. Petugas gabungan harus menurunkan peti jenazah berwarna putih ke dalam liang lahat menggunakan teknik evakuasi vertikal (vertical rescue).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen, Triyono Putro, mengonfirmasi keterlibatan puluhan petugas dari pelbagai unsur relawan, Damkar, hingga PMI dalam prosesi pemakaman tersebut.
"Tim gabungan kami sekitar lebih dari 35-an personel, mereka terdiri dari relawan, Sukapura Sragen, Damkar, PMI membantu masyarakat menggunakan teknik vertical rescue. Bersama teman-teman saat ini alhamdulillah bisa berjalan dengan baik," kata Triyono Putro, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen.
Triyono menjelaskan bahwa seluruh rangkaian prosesi, mulai dari persiapan hingga penyiapan tempat, membutuhkan durasi waktu hingga dua jam.
"Persiapannya sekitar 2 jam untuk pelaksanaan setting-nya, pelaksanaan penggalian kuburnya, dan semuanya ready. Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik," kata Triyono Putro, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen.
Proses penurunan jenazah ke dasar liang lahat sendiri memakan waktu sekitar 20 menit. Pihak BPBD mencatat kejadian ini sebagai pengalaman pertama penanganan jenazah berbobot 300 kilogram di wilayah Sragen.