Pemain Spanyol Sapu Bersih Penghargaan Individu Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Spanyol mendominasi penghargaan individu setelah menumbangkan Argentina 1-0 pada laga final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu (19/7/2026). Tiga penggawa skuad La Roja sukses menyapu bersih gelar personal utama dalam turnamen sepak bola terakbar tersebut.

Gelandang sekaligus kapten Spanyol, Rodri Hernandez, dianugerahi penghargaan Golden Ball atau Pemain Terbaik turnamen setelah mengomandoi lini tengah tim sepanjang kompetisi. Penggawa Manchester City tersebut tercatat menjadi pemain ke-11 dalam sejarah sepak bola yang sukses memenangkan trofi Piala Dunia, Liga Champions UEFA, dan Ballon d'Or.

Keberhasilan ini menjadi pembuktian bagi Rodri yang sempat menderita cedera ligamen lutut anterior pada September 2024 dan harus absen selama 15 bulan sebelum akhirnya bangkit memimpin negaranya.

"Estamos en una nube. Solo quiero dar gracias a Dios, por todo lo que me ha dado," ujar Rodri seperti dilansir dari Chicago Tribune.

Pemain berusia 29 tahun itu menambahkan bahwa turnamen kali ini merupakan kompetisi tersulit yang pernah ada karena harus menghadapi tim tangguh di laga puncak.

"Somos bicampeones del Mundo. El torneo más difícil de la historia de los mundiales, ganando a una gran Argentina, con Messi, el mejor jugador de la historia," kata Rodri.

Ia juga berharap perjuangannya pulih dari cedera parah hingga mampu meraih prestasi tertinggi bisa menjadi inspirasi bagi para pesepak bola muda di masa depan.

"Me encantaría que las mejores generaciones vieran que un jugador que toca el cielo, baja a los infiernos, puede volver. Un ejercicio de superación," ucap Rodri.

Sementara itu, berbicara kepada Televisión Española yang dikutip dari holanews.com, Rodri kembali mengungkapkan kebahagiaannya atas performa tim yang tampil berani sejak awal kompetisi.

"Este grupo es increíble, somos bicampeones del mundo, es difícil, el más difícil de ganar. Y lo hemos ganado a una selección como la Argentina," kata Rodri.

Ia menilai kunci utama dari keberhasilan La Roja di turnamen ini adalah mentalitas menyerang dan keberanian menghadapi siapapun lawan mereka.

"Este es el secreto de esta selección. El mensaje es ir a por el partido desde el principio, ser valientes. Lo hemos sido y somos campeones," tutur Rodri.

Rodri juga mengakui bahwa dukungan orang-orang terdekat menjadi faktor krusial yang membuatnya bisa melewati masa-masa sulit selama proses pemulihan cedera.

"Sólo yo sé lo que he pasado. Los que siempre apuestan por ti están ahí. He sentido el apoyo avasallador de toda la gente, el cariño y me siento muy querido," jelas Rodri.

Dalam wawancara lain dengan TVE yang dilansir notimerica.com, sang gelandang menegaskan kembali rasa hormatnya kepada kapten Argentina, Lionel Messi, seraya menyebut timnya telah memecahkan rekor.

"Hemos batido todos los récords," cetus Rodri.

Ia juga menekankan bahwa keberanian dalam hidup akan selalu membuahkan hasil yang manis.

"Este es el secreto de esta selección, da igual el rival que tengas enfrente, siempre vamos a ir a por ti. El mensaje era ir a por el partido, había que ser valientes en la vida y Dios te lo recompensa," kata Rodri.

Sebagai penutup pernyataannya kepada notimerica.com, pemain kelahiran Madrid tersebut berpesan agar generasi baru tidak pernah berhenti memercayai kemampuan diri sendiri.

"Me encantaría que las nuevas generaciones puedan ver que un jugador que toca el cielo y desciende a lo más bajo es capaz de resurgir con trabajo y la vida acaba pagando. Soy un ejemplo de superación, de siempre creer en uno mismo," pungkas Rodri.

Selain Rodri, penjaga gawang Spanyol Unai Simon turut membawa pulang trofi Golden Glove atau Kiper Terbaik setelah mencatatkan rekor tujuh kali pertandingan tanpa kebobolan dan hanya kemasukan satu gol sepanjang turnamen.

Lini pertahanan kokoh Spanyol juga membuahkan penghargaan Pemain Muda Terbaik untuk bek tengah berusia 19 tahun, Pau Cubarsi. Pemain Barcelona tersebut menuntaskan total 750 menit bermain dalam delapan laga dan menjadi bek sekaligus pemain Spanyol pertama yang memenangkan penghargaan tersebut sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2006.

Cubarsi mencatatkan akurasi operan sebesar 96 persen dan melakukan enam kali sapuan pada laga final untuk meredam pergerakan lini serang Argentina yang dihuni Lionel Messi, Julian Alvarez, dan Lautaro Martinez.

Di sisi lain, penyerang Prancis Kylian Mbappe berhak atas penghargaan Golden Boot atau Pencetak Gol Terbanyak turnamen dengan torehan 10 gol dan empat assist, mengungguli Lionel Messi yang finis di posisi kedua dengan delapan gol setelah gagal mencetak gol maupun assist pada partai final.

Daftar Pemenang Penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia
Mundial Mejor jugador joven Selección
Alemania 2006 Lukas Podolski Alemania
Sudáfrica 2010 Thomas Müller Alemania
Brasil 2014 Paul Pogba Francia
Rusia 2018 Kylian Mbappé Francia
Qatar 2022 Enzo Fernández Argentina
Norteamérica 2026 Pau Cubarsí España
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author