Pemain LGD TaiLung Dilarang Ikut The International 2026 oleh PGL
Pemain mid LGD Gaming, Santiago "TaiLung" Aguero Gustavo, dilarang mengikuti The International 2026 oleh penyelenggara PGL karena pelanggaran integritas kompetitif, seperti dilansir dari Gamebrott. Larangan ini muncul beberapa hari sebelum turnamen yang akan dimulai pada 13 Agustus 2026. PGL melarang TaiLung berpartisipasi dalam The International 2026 dan turnamen mereka di masa depan. LGD Gaming mengumumkan melalui akun resmi Weibo bahwa mereka menerima informasi soal masalah integritas yang terkait TaiLung dan langsung melakukan investigasi internal serta bekerja sama dengan PGL.
Ini menjadi kasus pertama dalam sejarah kompetitif Dota 2 di mana seorang pemain dilarang mengikuti turnamen The International yang diselenggarakan Valve.
"Kami telah menerima kabar mengenai permasalahan integritas kompetitif terkait aktivitas TaiLung," ujar pihak LGD Gaming. TaiLung baru aktif dua tahun di skena kompetitif Dota 2 dan berusia 17 tahun, dikenal sebagai pemain muda dengan potensi besar sebelum skandal ini terjadi.
"PGL memutuskan untuk melarang TaiLung agar tidak berpartisipasi dalam The International 2026 dan turnamen mereka selanjutnya," tambah LGD Gaming. Meskipun TaiLung dilarang, PGL mengizinkan LGD mencari pengganti untuk turnamen ini karena pemain lain tidak terlibat pelanggaran.
LGD Gaming kemudian merekrut Topias "Topson" Taavitsainen, pemenang dua kali The International, sebagai midlaner pengganti untuk The International 2026. Belum diketahui apakah Topson hanya bergabung sementara atau akan melanjutkan ke turnamen berikutnya. Dengan formasi baru ini, LGD siap berlaga di turnamen yang dimulai pada 13 Agustus 2026 mendatang.