Pelanggan di Malaysia Temukan Jamur pada Cokelat Mewah Laderach

Share

Seorang pelanggan wanita di Malaysia menyampaikan keluhan setelah menemukan jamur pada produk cokelat praline dari gerai Laderach cabang The Gardens Mall Mid Valley, sebagaimana dilansir dari Detik Food pada unggahan Threads akun @_aa_thmb pada Senin (18/8).

Insiden tersebut dialami pembeli saat mengonsumsi satu kotak cokelat praline berisi delapan buah yang dibeli dari produsen asal Swiss tersebut. Cokelat dari gerai tersebut dijual seharga kisaran Rp390.000 hingga Rp400.000 per kotak.

Pembeli mengaku baru menyadari keberadaan jamur setelah merasakan cita rasa aneh saat mengonsumsi varian trufle. Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait pengawasan mutu dan standar higienitas produk kuliner premium.

Pemilik akun @_aa_thmb mengungkapkan ketidakpuasannya atas temuan jamur pada produk makanan mahal tersebut.

"Cokelat berjamur @laderachmalaysia sangat tidak bisa saya terima," tulis keterangan unggahan ini.

Ia menyoroti risiko kesehatan yang dapat timbul dari kelalaian penanganan keamanan pangan bagi konsumen.

"Bayangkan anak kecil memakan ini tanpa tahu apa pun. Ini tidak hanya mengecewakan, tetapi ini merupakan masalah keamanan pangan serius," ujarnya dalam unggahan.

Unggahan keluhan tersebut mendapat tanggapan dari publik yang menilai pentingnya menjaga standar keselamatan makanan pada bisnis kuliner.

Seorang pengguna Threads menegaskan dampak bahaya dari kebersihan makanan yang terabaikan.

"Oh tidak ini masalah keamanan pangan serius. Benda seperti ini janganlah dianggap main-main karena bisa mengarah ke risiko kematian. Kalau terjadi seperti ini, pelanggan berhak tuntut ganti rugi. Semoga tidak ada masalah serius," komentar akun @chef_poi.

Netizen lain menilai penanganan cokelat memerlukan teknik serta kontrol suhu lingkungan dapur yang sangat ketat.

"Anda harus mengembalikannya ke konter agar mereka bisa menyampaikannya ke dapur pusat. Mereka bekerja dengan membuatnya dalam skala besar dan mungkin produk cokelat lain harus ditarik kembali demi keamanan," saran netizen ini.

Warganet lain mengritik kesesuaian antara harga mahal yang dibayarkan konsumen dengan kualitas produk yang diterima.

"Bayar mahal sekali, dapat barang jelek seperti ini," komentar netizen lain.

Seorang pengguna Threads yang menyukai merek tersebut menanyakan lokasi pembelian produk berjamur itu.

Pengguna akun @_aa_thmb kemudian mengonfirmasi bahwa produk cokelat tersebut dibeli di cabang The Gardens Mall Mid Valley, Malaysia. Hingga kini, pihak Laderach Malaysia belum memberikan klarifikasi resmi mengenai kejadian tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author