Pegawai RM Sop Tunjang Pertama Pekanbaru Dipecat Setelah Bentak Pelanggan
Sebuah video yang memperlihatkan insiden seorang karyawan rumah makan membentak pelanggan wanita di Pekanbaru, Riau, mendadak viral di media sosial. Peristiwa yang memicu perhatian luas dari warganet ini terjadi di RM Sop Tunjang Pertama, seperti dilansir dari Detik Food.
Kejadian tersebut direkam oleh seorang pelanggan bernama Depari dan disebarkan ulang oleh akun Instagram @dagelanviral. Dalam rekaman itu, tampak pegawai restoran berbicara dengan nada tinggi dan berteriak kepada konsumen.
"Kita mau tutup!" teriak pegawai itu dalam videonya.
Mendapat perlakuan kasar, pelanggan tersebut langsung memberikan respons dan mempertanyakan etika pelayanan dari karyawan rumah makan itu.
"Kak kok kakak tadi ngusir aku loh kayak gitu ngomongnya, bilang baik-baik kalau tidak terima orang. Jadi saya bisa tahu," sahut pelanggan dari RM Sop Tunjang Pertama itu.
Meskipun pelanggan telah memprotes, pegawai tersebut tetap menyahut dengan nada tinggi dan berdalih sudah menjelaskan kondisi warung yang hendak tutup. Namun, Depari mengaku sama sekali tidak mendapatkan penjelasan sopan sebelumnya.
Insiden bermula ketika pelanggan memesan 3 porsi sop tunjang, 3 nasi, dan 3 es teh manis. Begitu pesanan dihidangkan, bentakan dari karyawan tersebut langsung diterima oleh konsumen, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk langsung meninggalkan lokasi.
Menanggapi kegaduhan yang terjadi, manajemen RM Sop Tunjang Pertama segera merilis klarifikasi resmi dan menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada publik.
"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang sempat terjadi dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi konsumen. Kejadian tersebut tidak mencerminkan nilai maupun standar pelayanan yang selalu kami upayakan.
Melalui video ini, kami memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan bahwa permasalahan telah kami tindak lanjuti. Kami menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi agar pelayanan kami ke depannya menjadi lebih baik.
Terma kasih atas kritik, masukan, dan kepercayaan yang terus diberikan kepada kami. Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki diri dan memberikan pelayanan yang profesional, ramah, serta menghargai setiap konsumen."
Karyawan yang bersangkutan juga turut membuat rekaman video untuk mengakui kesalahan dan menyatakan penyesalannya atas tindakan tidak terpuji tersebut.
"Saya merasa bersalah dan menyesal atas tindakan saya yang tidak pantas kepada konsumen dengan nama TikTok @depari."
Sebagai langkah penyelesaian konkret, manajemen RM Sop Tunjang Pertama mengambil tindakan tegas berupa pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan itu terhitung sejak Minggu, 19 Juli 2026.