Patrick Soderlund Disorot Komunitas Blue Archive Usai Isu Sistem Pity

Share

Komunitas game Blue Archive baru-baru ini dihebohkan oleh rencana developer Nexon Games yang hendak menerapkan sistem pity. Kebijakan baru tersebut diproyeksikan bakal menggantikan sistem Spark yang telah digunakan para pemain selama 5,5 tahun. Gelombang protes dan kritik keras langsung bermunculan dari para pemain game tersebut.

Di tengah panasnya kontroversi perubahan mekanisme gacha ini, nama Patrick Soderlund justru ikut terseret dan menjadi perbincangan hangat, seperti dilansir dari Gamebrott. Para pemain Blue Archive gencar menyebut nama Patrick Soderlund di media sosial. Mantan Eksekutif Electronic Arts (EA) tersebut diduga kuat menjadi sosok di balik rencana implementasi sistem pity yang dinilai merugikan pemain.

Soderlund sendiri telah resmi diangkat oleh pihak Nexon sebagai Executive Chairman untuk pasar Global. Pengumuman penunjukan jabatan strategis tersebut sebenarnya sudah dirilis secara resmi oleh Nexon sejak 20 Februari 2026 lalu.

Rekam jejak Soderlund di industri game menjadi alasan utama munculnya sentimen negatif dari para penggemar. Komunitas teringat akan berbagai pernyataan kontroversial yang pernah dilontarkannya saat masih aktif memegang kendali di EA.

Rekam Jejak Kontroversial di Industri Game

Pada tahun 2018 silam, Soderlund sempat memicu kemarahan fans seri Battlefield terkait akurasi sejarah dan representasi karakter di Battlefield V. Munculnya prajurit wanita di garis depan pada trailer perdana game tersebut kala itu memicu perdebatan sengit.

Menanggapi kritik komunitas, Soderlund menegaskan bahwa hal itu merupakan visi kreatif tim pengembang. Ia bahkan menyatakan agar para pemain yang tidak menyukai arah kreativitas tersebut untuk tidak membeli game Battlefield V.

Pernyataan tajam itu memicu reaksi keras dari komunitas gamer global. Rekam jejak sikap inilah yang membuat komunitas Blue Archive khawatir akan masa depan sistem gacha di dalam game favorit mereka.

Profil Singkat Patrick Soderlund

Robert Patrick Soderlund merupakan pebisnis dan eksekutif industri video game asal Swedia. Ia pernah menjabat sebagai Executive Vice President Worldwide Studios di EA serta Chief Design Officer di perusahaan yang sama.

Selain itu, ia sangat dikenal saat menduduki posisi CEO di DICE yang membidani kelahiran waralaba Battlefield. Setelah mengundurkan diri dari EA pada Agustus 2018, ia memimpin Embark Studios sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Executive Chairman Nexon pada Februari 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author