Paraguay Melawan Australia Berebut Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Paraguay bersiap menghadapi laga hidup-mati kontra Australia dalam pertandingan pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 di Stadion San Francisco Bay Area pada Jumat, 26 Juni 2026, pukul 09.00 WIB demi merebut tiket babak 32 besar.

Dilansir dari cnnindonesia.com, jalannya pertandingan yang disiarkan langsung oleh TVRI ini menjadi krusial karena kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin di klasemen sementara. Australia menempati posisi kedua karena unggul selisih gol, sedangkan Amerika Serikat telah lebih dulu mengamankan posisi puncak grup.

Skenario hasil imbang akan menguntungkan Australia untuk lolos sebagai runner-up grup. Sebaliknya, laporan rri.co.id menyebutkan bahwa skuad asuhan Gustavo Alfaro wajib memenangkan pertandingan demi menggeser posisi Australia tanpa harus bergantung pada jalur peringkat ketiga terbaik.

Paraguay dipastikan tampil tanpa penyerang andalan Miguel Almiron yang terkena kartu merah saat melawan Turki, serta masih memantau kondisi gelandang Diego Gomez. Sementara itu, mediaindonesia.com mengonfirmasi bahwa Australia juga kehilangan penyerang berpengalaman Mathew Leckie yang absen akibat cedera hamstring.

Asisten pelatih Australia, Paul Okon, menyampaikan pandangannya mengenai absennya penyerang berumur 35 tahun tersebut menjelang pertandingan penentu.

"Mat Leckie akan absen dalam pertandingan. Ini sangat disayangkan. Dia pemain berpengalaman dan kami tentu bisa terus memanfaatkannya dalam pertandingan ini," kata Paul Okon, asisten pelatih Australia.

Okon menambahkan bahwa penentuan susunan pemain utama tetap didasarkan pada evaluasi menyeluruh staf pelatih terhadap kondisi fisik, mental, taktis, beserta karakter tim lawan.

"Saya rasa setiap pemain dievaluasi berdasarkan kondisi fisik, mental, dan taktis mereka. Sebagai pelatih kepala, Anda perlu membuat keputusan berdasarkan tiga hal tersebut dan juga tim lawan," ujar Paul Okon, asisten pelatih Australia.

Mengenai kekuatan lawan, pihak Australia mewaspadai disiplin tinggi dan kemampuan teknis para pemain Paraguay yang dianggap merepresentasikan karakter kuat tim asal Amerika Selatan.

"Mereka adalah tim khas Amerika Selatan. Mereka memiliki pemain-pemain yang sangat teknis. Setiap momen dalam pertandingan, setiap detail kecil bisa menjadi sangat menentukan," sebut Paul Okon, asisten pelatih Australia.

Okon kemudian berkelakar mengenai tingginya ekspektasi masyarakat Australia terhadap kiprah tim nasional mereka di turnamen ini.

"Kami berharap Perdana Menteri kami, Tuan Albanese, akan memberikan hari libur kepada semua orang," pungkas Paul Okon, asisten pelatih Australia.

Di kubu berseberangan, pelatih kepala Paraguay menegaskan pentingnya konsistensi dalam menghadapi format baru kompetisi yang langsung menyajikan tantangan berat di fase gugur.

"Turnamen dengan format baru ini menuntut konsistensi yang luar biasa. Setiap laga di fase gugur akan terasa seperti final, dan kami tidak boleh memilih-milih lawan," ujar Gustavo Alfaro, pelatih Paraguay.

Berdasarkan regulasi baru FIFA yang dilaporkan oleh journalarta.com, sebanyak 48 tim berpartisipasi dengan format babak 32 besar setelah fase grup. Tim yang lolos dari Grup D dipastikan langsung masuk ke dalam jalur berat karena akan berhadapan dengan perwakilan dari Grup E yang dihuni oleh Jerman, Pantai Gading, dan Ekuador.

Proyeksi Jalur Fase Gugur Grup D Piala Dunia 2026
Posisi Grup D Babak 32 Besar Potensi 16 Besar Potensi Perempat Final
Juara Grup D Runner-up Grup E (Pantai Gading/Ekuador) Pemenang Grup F / Grup G Pemenang Grup H / Grup C
Runner-up Grup D Juara Grup E (Jerman) Pemenang Grup G / Grup F Pemenang Grup C / Grup H

Pertandingan pamungkas Grup D lainnya antara Amerika Serikat melawan Turki juga akan digelar bersamaan untuk menentukan status akhir klasemen.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author