Pangandaran Pernah Menyandang Predikat Pantai Terbersih di Pesisir Selatan Jawa

Share

Kawasan Pangandaran ternyata memiliki rekam jejak sejarah yang mengagumkan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan sejak zaman kolonial. Pesisir ini bahkan pernah dinobatkan sebagai pantai paling bersih di sepanjang jalur selatan Pulau Jawa.

Popularitas Pangandaran sebagai tempat pelesiran sudah mapan sejak masa pemerintahan Hindia Belanda. Keindahan alamnya kerap dipromosikan melalui surat kabar pada masa itu, seperti dilansir dari Detik Travel.

Aksesibilitas menuju kawasan ini juga sudah sangat terstruktur bagi para pelancong zaman dulu. Catatan perjalanan tersebut tertuang dalam surat kabar Belanda bertajuk Oost-Preanger yang dipublikasikan pada tahun 1923 melalui artikel berjudul "Badhotel., Pangandaran".

Laporan tanpa nama penulis di koran tersebut dengan tegas menyebutkan bahwa Pangandaran merupakan wilayah paling bersih di Pantai Selatan Jawa. Panduan wisata kala itu turut merinci jalur perjalanan saat rute kereta api Banjar-Pangandaran masih beroperasi aktif.

Para pelancong saat itu dapat menjangkau lokasi menggunakan kereta api atau berkendara penuh dengan mobil dari Banjar. Pilihan jalur lain adalah dari Cilacap menumpangi perahu motor melintasi Kinderzee, melewati Nusakambangan, serta menyusuri perkampungan di atas tiang di hulu sungai menuju Kalipucang.

Perjalanan kereta api tersebut diklaim sebagai rute paling menakjubkan di Jawa. Jalur ini menyuguhkan pesona alam yang memikat, terowongan, hingga arsitektur konstruksi jembatan yang megah.

Surat kabar masa lalu itu menjabarkan secara rinci rute menuju Pantai Pangandaran yang melintasi Banjar dan Kalipucang. Para wisatawan disuguhkan pemandangan memukau dari atas Jembatan Kereta Cikacepit hingga menangkap siluet Pulau Nusakambangan.

Lokasi penginapan atau hotel pada masa itu berada dekat dengan kawasan cagar alam dan taman hewan yang terletak di antara Teluk Dirk de Vries dan Teluk Maurits. Area tersebut kini dikenal sebagai kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam yang dulunya terekam masih sangat asri.

Selain memiliki bentangan pantai yang luas dan ombak laut yang tenang, daya tarik lainnya berupa keberadaan gua-gua alam. Akomodasi liburan di Pangandaran kala itu dinilai menenangkan, sehat, cocok untuk semua kelompok usia, serta menawarkan harga terjangkau dengan sajian makanan yang lezat.

Bagi pelancong yang membutuhkan informasi lebih lanjut saat itu, surat dapat dilayangkan kepada Administrator Pangandaran di Banjar. Arsip dokumentasi ini menjadi bukti otentik bahwa Pangandaran telah lama menjadi magnet pariwisata, meskipun kondisi kebersihan lingkungan pesisirnya saat ini kerap terganggu oleh persoalan sampah dan limbah.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: pangandaran pantai sejarah Wisata
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author