Noni Madueke Siap Perkuat Arsenal Hadapi Paris Saint-Germain
Winger Arsenal Noni Madueke dipastikan dalam kondisi fit dan siap tampil menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada babak final Liga Champions akhir pekan ini. Kondisi fisik pemain asal Inggris tersebut sempat memicu kekhawatiran setelah ia mengalami masalah kebugaran pada laga kompetisi domestik sebelumnya, dilansir dari Bola.
Kekhawatiran muncul ketika Madueke terlihat memegangi bagian hamstring saat ditarik keluar menjelang akhir pertandingan melawan Crystal Palace di Selhurst Park pada Minggu (24/5/2026). Berdasarkan laporan ESPN, pemeriksaan medis menunjukkan bahwa pemain timnas Inggris tersebut hanya mengalami kram serta kelelahan dan tidak menderita cedera serius.
Sepanjang musim 2025/2026, pemain berusia 24 tahun ini menjadi pilar penting bagi lini serang Arsenal dengan mencatatkan 42 penampilan dan mencetak delapan gol di seluruh kompetisi. Kontribusinya juga membantu Arsenal mengamankan gelar Liga Inggris musim ini, sekaligus membuatnya masuk ke dalam daftar 26 pemain skuad timnas Inggris pilihan Thomas Tuchel untuk Piala Dunia 2026.
Ekspektasi tinggi kini berada di pundak skuad Arsenal yang berpeluang meraih trofi Liga Champions untuk pertama kali sepanjang sejarah klub. Madueke menilai keberhasilan menjuarai Liga Inggris menjadi modal positif, meskipun fokus utama tim saat ini sepenuhnya dialihkan untuk menghadapi PSG.
"Jelas lebih baik kami memenangkan Liga Inggris sebelum tampil di final Liga Champions," ujar Madueke.
Pemain bernomor punggung tersebut menambahkan bahwa konsentrasi tim tidak akan terpecah oleh pencapaian domestik yang sudah diraih karena target berikutnya adalah trofi kompetisi Eropa. Menurutnya, tensi tinggi dan tekanan besar sudah menjadi makanan sehari-hari bagi seluruh pemain yang merumput di klub sebesar Arsenal.
"Namun, saya tidak tahu apakah kami akan memikirkan itu. Kami akan fokus untuk mendapatkan trofi berikutnya, dan Liga Inggris tidak akan terlalu berarti pada malam final nanti," lanjut Madueke.
Bagi internal tim, memenangkan laga final ini dipandang sebagai kesempatan langka untuk mengukir sejarah baru bagi klub dan memberikan kebahagiaan besar bagi para suporter di seluruh dunia.
"Tekanan itu berbeda. Memang tekanan Liga Champions ada, tetapi tekanan selalu bersama kami setiap saat. Ini adalah Arsenal Football Club, salah satu tim terbesar di Inggris," ujarnya.
Madueke menegaskan bahwa seluruh pemain akan memberikan kemampuan terbaik demi memastikan performa puncak keluar pada malam pertandingan final melawan raksasa Prancis tersebut.
"Liga Champions adalah yang terbesar. Kami akan fokus penuh, memberikan segalanya, dan memastikan bisa membawa performa terbaik ke final," ujar Madueke.
Pertandingan final Liga Champions musim 2025/2026 ini diprediksi menjadi laga penutup musim yang krusial bagi ambisi besar Arsenal di kancah Eropa.
"And memenangkannya akan luar biasa. Liga Inggris memang sangat besar, tetapi Liga Champions juga sangat besar. Bisa melakukannya untuk kali perttama dalam sejarah klub akan menjadi sesuatu yang luar biasa, dan merayakannya bersama seluruh fans Arsenal akan menjadi pelengkap sempurna," tutup Madueke.