NATO Tembak Jatuh Drone Asing yang Masuk Wilayah Udara Latvia

Share

Aliansi militer NATO menembak jatuh sebuah drone asing yang terdeteksi memasuki wilayah udara Latvia pada Jumat, 14 Agustus 2026, sebagai respons keamanan wilayah anggotanya. Drone yang ditembak jatuh oleh jet tempur Nato itu belum diketahui asal negaranya. Latvia sendiri telah menjadi anggota NATO sejak 2004. Seorang juru bicara NATO menyatakan, "Kami dapat mengonfirmasi bahwa dua jet tempur Eurofighter Italia dikerahkan hari ini sebagai respons terhadap keberadaan sebuah drone di wilayah udara Latvia."

"Salah satu jet tempur Eurofighter itu menembak jatuh drone tersebut," tambahnya.

Selain itu, dua jet tempur F-16 Turki juga turut dikerahkan dan semua pesawat beroperasi di bawah komando NATO. NATO saat ini tengah melakukan penyelidikan atas insiden ini. "Penyelidikan sedang berlangsung," ujar juru bicara NATO.

Insiden tersebut terjadi di tengah kekhawatiran meningkatnya aktivitas drone tanpa izin di wilayah Eropa, terutama di sisi timur NATO yang berbatasan dengan Rusia yang sedang berkonflik dengan Ukraina. Baik Rusia maupun Ukraina sama-sama menggunakan drone dalam konflik yang telah berlangsung selama empat tahun.

Juru bicara NATO mengonfirmasi pernyataan Kementerian Pertahanan Latvia yang menyebutkan melalui media sosial bahwa "jet tempur NATO telah berhasil menembak jatuh drone asing yang memasuki wilayah Latvia akibat perang elektromagnetik Rusia." Latvia yang merupakan anggota Uni Eropa dan NATO berbatasan langsung dengan Rusia di sebelah timur dan bersama negara lain seperti Rumania dan Polandia, berulang kali mengalami pelanggaran wilayah udara. Dalam pertemuan NATO pada 12 Agustus, negara-negara anggota menegaskan Rusia bertanggung jawab penuh atas pelanggaran wilayah udara tersebut, yang dinilai sebagai tindakan berbahaya dan tidak dapat diterima.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Drone Latvia NATO
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author