NASA Bantah Isu Bumi Kehilangan Gravitasi Agustus 2026
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) membantah isu viral di media sosial mengenai hilangnya gravitasi Bumi selama tujuh detik pada 12 Agustus 2026. Fenomena astronomi yang sebenarnya terjadi pada tanggal tersebut adalah Gerhana Matahari Total, seperti dilansir dari Detik iNET.
Narasi hoaks yang beredar luas menyebutkan gelombang gravitasi dari lubang hitam akan mematikan gaya tarik planet secara mendadak. Isu tersebut juga secara keliru mengaitkannya dengan program rahasia bernama Project Anchor. Lonjakan pencarian kata kunci gravitasi di mesin pencari Google pun tercatat mengalami kenaikan hingga 60 persen dalam sepekan.
Otoritas penerbangan antariksa AS tersebut menegaskan bahwa besaran gaya tarik planet selalu terikat secara mutlak pada jumlah massa yang dimilikinya.
"Gravitasi Bumi, atau gaya gravitasi total, ditentukan oleh massanya," kata NASA.
Penjelasan lebih lanjut menyampaikan bahwa gravitasi tidak memiliki mekanisme sakelar otomatis yang bisa berhenti berfungsi secara tiba-tiba tanpa perubahan struktur fisik planet secara masif.
"Satu-satunya cara agar Bumi kehilangan gravitasi adalah jika sistem Bumi, yaitu massa gabungan inti, mantel, kerak, samudra, air darat, dan atmosfernya, kehilangan massa," tambah NASA.
Lembaga tersebut juga menepis spekulasi spektakuler mengenai potensi dampak gelombang kosmik terhadap gravitasi planet kita.
"Bumi tidak akan kehilangan gravitasi pada 12 Agustus 2026," kata NASA.
Gelombang gravitasi akibat benturan lubang hitam memang nyata terjadi di alam semesta, tetapi radiasinya yang sampai ke permukaan Bumi terlampau kecil untuk memicu gangguan fisik. Sementara itu, fenomena Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 dipastikan melintasi Greenland, Islandia, Spanyol, Rusia utara, Samudra Atlantik, serta sebagian Portugal.
Masyarakat di wilayah Indonesia dapat memantau fenomena gerhana matahari tersebut secara virtual melalui siaran langsung di kanal resmi NASA. Tayangan siaran langsung dijadwalkan mulai berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 00.15 WIB.