My Esti Wijayati Tekankan Efektivitas Anggaran Pendidikan RAPBN 2027

Share

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, berharap anggaran pendidikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dapat dialokasikan secara efektif agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh sekolah, perguruan tinggi, serta guru dan dosen. Esti mengungkapkan bahwa persoalan utama bukan hanya besaran anggaran secara total, melainkan seberapa banyak dana tersebut benar-benar sampai kepada penerima manfaat seperti sekolah, perguruan tinggi, guru, dosen, peserta didik, perpustakaan, dan peningkatan mutu pembelajaran. Dia menyoroti bahwa anggaran untuk pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen) serta pendidikan tinggi (Dikti) dalam RAPBN 2027 tidak mengalami kenaikan signifikan. Selain itu, anggaran Perpustakaan Nasional hanya sebesar Rp 400 miliar.

My Esti menegaskan pentingnya menyelesaikan masalah pendidikan yang tertunda, termasuk fasilitas di kawasan bencana, dan memastikan penggunaan anggaran lebih efektif untuk menyelesaikan berbagai persoalan mendasar.

"PR-PR masa lalu dan tahun ini yang harus diselesaikan di tahun depan itu mulai dari honor atau gaji guru, fasilitas pendidikan di banyak wilayah termasuk daerah 3T, sekolah-sekolah yang rusak, sarana-prasarana yang belum memadai, penyelesaian cepat untuk wilayah-wilayah yang terdampak bencana, sehingga penggunaan anggaran harus lebih diefektifkan," ujar My Esti Wijayati. Legislator dari PDIP ini juga menekankan bahwa pemerintah harus memprioritaskan peningkatan kesejahteraan guru melalui anggaran pendidikan 2027 agar guru memperoleh dukungan dan kesejahteraan yang layak.

"Kebijakan anggaran pendidikan tidak bisa hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan guru sebagai salah satu komponen utama pendidikan mendapatkan dukungan dan kesejahteraan yang layak," tambahnya. Informasi ini dilansir dari Detikcom.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author