MPR RI Gunakan Sidang Tahunan untuk Perkuat Akuntabilitas Pemerintah
Sidang Tahunan MPR RI pada tahun 2026 menjadi momen penting untuk memperkuat akuntabilitas pemerintah dan lembaga negara kepada masyarakat, kata Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital, Molly Prabawati, Rabu (12/8/2026).
Sidang ini menampilkan pidato kenegaraan Presiden RI, penyampaian laporan kinerja lembaga negara, serta pembahasan RUU-APBN sebagai arah kebijakan bangsa ke depan, dilansir dari Detikcom.
Molly menyebutkan Sidang Tahunan MPR RI juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Ini menambah pentingnya komunikasi publik yang jelas dan relevan bagi masyarakat.
Ia menegaskan peran Bakohumas sebagai penghubung komunikasi antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta instansi publik lainnya untuk menghindari komunikasi yang terpisah-pisah.
"Komunikasi publik harus mampu menerjemahkan data dan kebijakan menjadi informasi yang mudah dipahami masyarakat, sehingga masyarakat tidak hanya mengetahui apa yang dilakukan pemerintah, tetapi juga memahami manfaat dan dampaknya dalam kehidupan mereka," ujar Molly.
Menurutnya, seluruh jaringan komunikasi pemerintah harus menghindari ego sektoral dan bekerja sama dalam menyebarkan pesan strategis pemerintah.
Selain itu, Molly menekankan pentingnya humas pemerintah sebagai sumber informasi yang kredibel di tengah derasnya arus disinformasi di ruang digital.
"Di tengah derasnya arus disinformasi, humas pemerintah wajib menjadi single source of truth. Setiap data yang dirilis harus terverifikasi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan demi menjaga kepercayaan publik," tegas Molly.
Forum Tematik Bakohumas MPR RI yang membahas sinergi publikasi Sidang Tahunan diadakan di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/8), dihadiri oleh berbagai pejabat penting dari MPR RI, kementerian, dan lembaga terkait.